Warta

Sopir Taksi Online Tewas di Sarkem, Diduga Mengidap Penyakit Paru-Paru

catrawarta.com — Seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai sopir taksi online ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Pasar Kembang (Sarkem), selatan Stasiun...

Seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai sopir taksi online ditemukan meninggal dunia di tepi jalan pasar kembang sarkem selatan stasiun tugu yogyakarta senin 1342026 pagi
Seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai sopir taksi online ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Pasar Kembang (Sarkem), selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (13/4/2026) pagi.

catrawarta.comSeorang pria yang diketahui berprofesi sebagai sopir taksi online ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Pasar Kembang (Sarkem), selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (13/4/2026) pagi.

Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di samping mobil miliknya yang terparkir di bahu jalan. Kendaraan tersebut diketahui berjenis Daihatsu Xenia berwarna silver dengan pintu sopir dalam kondisi terbuka.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga sekitar pada pukul 06.30 WIB setelah melihat seorang pria tergeletak di lokasi. Petugas kepolisian kemudian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 07.15 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal.

Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, menjelaskan bahwa korban telah teridentifikasi sebagai Tri Handoyo (47), warga Pajangan, Bantul.

“Unit Identifikasi dan Piket Unit IV Satreskrim Polresta Yogyakarta pada hari Senin tanggal 13 April 2026 sekira pukul 07.15 WIB mendatangi TKP orang meninggal dunia di Jalan Pasar Kembang,” ujar Anton, Senin (13/4/2026).

Ia menambahkan, saat ditemukan korban berada di samping kendaraan miliknya.

“Korban dalam posisi tengkurap di samping kendaraan roda empat merek Daihatsu Xenia warna silver dengan posisi pintu terbuka,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dimilikinya.

“Dugaan sementara korban mempunyai riwayat sakit paru-paru, ditemukan surat bukti berobat di RS Paru Bantul,” ungkap Anton.

Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, barang-barang pribadi serta kendaraan korban telah diamankan oleh pihak kepolisian di Polsek Gedongtengen.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, meskipun indikasi awal mengarah pada faktor kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *