Catra Cendekia

BRIN Kembangkan Sistem Rekomendasi Karier Berbasis OBE

BRIN mengembangkan sistem rekomendasi karier berbasis Outcome Based Education (OBE) yang menghubungkan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Brin mengembangkan sistem rekomendasi karier berbasis outcome based education obe
Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Sains Data dan Informasi BRIN, Satrio Adi Priyambada, saat menerima mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Koperasi Indonesia di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun BRIN di Bandung, Kamis (16/7/2026). (dok BRIN)

catrawarta.comBadan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sistem rekomendasi karier berbasis Outcome Based Education (OBE) yang menghubungkan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Sistem ini dirancang untuk menganalisis kesesuaian antara capaian pembelajaran lulusan (CPL) dengan persyaratan yang ditetapkan perusahaan, sehingga dapat memberikan rekomendasi lowongan kerja yang sesuai dengan kompetensi mahasiswa.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Sains Data dan Informasi BRIN, Satrio Adi Priyambada, mengatakan inovasi tersebut ditujukan untuk memberikan manfaat bagi tiga pihak sekaligus, yakni mahasiswa, perusahaan, dan perguruan tinggi.

“Sistem bekerja dengan menganalisis tingkat kemiripan (similarity) antara persyaratan pekerjaan dari perusahaan dengan kompetensi mahasiswa yang tercermin dalam nilai capaian pembelajaran lulusan (CPL), sehingga menghasilkan skor kecocokan sebagai dasar rekomendasi karier,” ujar Satrio.

Menurutnya, sistem tersebut saat ini telah memiliki prototipe berbasis situs web yang menampilkan rekomendasi lowongan kerja terbaru bagi mahasiswa sesuai kompetensi yang dimiliki.

Inovasi tersebut telah diperkenalkan kepada mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Koperasi Indonesia saat berkunjung ke Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun BRIN di Bandung, Kamis (16/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Kepala Program Studi Sains Data Universitas Koperasi Indonesia, Dady Nurpadi, mengapresiasi BRIN yang tidak hanya memperkenalkan hasil riset, tetapi juga memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi terkini di bidang sains data.

“Kami sangat mengapresiasi karena mahasiswa tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga wawasan mendalam dan pengalaman terkait data sains. Saya berharap perkembangan AI, big data, dan generative AI yang dipaparkan dapat membekali mahasiswa kami menjadi data scientist yang profesional dan beretika di masa depan,” kata Dady.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *