catrawarta.com — Suasana makan malam tahunan White House Correspondents’ Dinner di Hotel Washington Hilton berubah mencekam setelah rentetan tembakan terdengar pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. Insiden tersebut memaksa tim keamanan mengevakuasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dari panggung di tengah kekacauan para tamu.
Mengutip laporan AFP dan CNBC Indonesia, penembakan terjadi sekitar pukul 20.35 waktu setempat di area pemeriksaan keamanan utama, tepat di luar ruang serbaguna hotel. Pelaku dilaporkan mencoba menerobos pos pemeriksaan yang dilengkapi detektor logam sebelum akhirnya berhasil diringkus oleh aparat.
Layanan Rahasia AS (Secret Service) bersama FBI mengonfirmasi bahwa satu tersangka yang merupakan tamu hotel telah ditahan. Koresponden BBC, Gary O’Donoghue, yang berada di lokasi melaporkan terdengar suara dentuman keras mirip tembakan otomatis dari arah pintu utama ballroom.
Tamu Undangan Jongkok
Saat dentuman terdengar, anggota Dinas Rahasia segera mengawal Presiden Trump keluar sambil berteriak instruksi “tiarap, tiarap”. Ratusan tamu undangan yang mengenakan pakaian formal seketika berlarian dan bersembunyi di bawah meja untuk berlindung dari potensi serangan susulan.
Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Donald Trump memuji kesigapan tim pengamannya.
”Secret Service dan aparat penegak hukum telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka bertindak cepat dan berani. Penembak telah ditangkap,” tulis Trump dalam pernyataan resminya.
Trump mengungkapkan, pelaku membawa banyak senjata dan sempat menembak seorang petugas Dinas Rahasia dari jarak dekat. Beruntung, petugas tersebut selamat berkat rompi antipeluru yang dikenakannya.
“Saya baru saja berbicara dengan petugas itu, dan dia dalam kondisi sangat baik,” tambah Trump.
Semua yang Hadir Selamat
Dikutip dari BBC Indonesia, Presiden AS memastikan Ibu Negara, Wakil Presiden, serta seluruh anggota Kabinet yang hadir dalam acara tersebut dalam keadaan aman. Meskipun terjadi insiden keamanan yang serius, Trump menyatakan berencana menjadwalkan ulang acara tersebut dalam waktu satu bulan ke depan.
Pihak FBI melalui Kantor Wilayah Washington menyatakan bahwa Satuan Tanggap Ibu Kota Nasional telah menangani lokasi kejadian sepenuhnya. Sementara itu, tim taktis dengan senjata terhunus sempat mengambil posisi di panggung gedung segera setelah evakuasi dilakukan untuk menyisir area hotel.
Kekacauan di dalam gedung sempat berlangsung selama beberapa waktu sebelum polisi membanjiri lokasi dan helikopter mulai berputar di atas Hotel Washington Hilton. Penasihat utama Trump, Stephen Miller, beserta pejabat tinggi lainnya seperti Direktur FBI Kash Patel, turut dievakuasi dari kerumunan.
Menanggapi kejadian itu, Trump mengatakan ini bukan pertama kalinya ia menjadi target serangan. Ia merujuk pada rentetan upaya pembunuhan sebelumnya yang pernah ia alami saat berpidato di Butler, Pennsylvania, serta ketika sedang bermain golf di Palm Beach, Florida.

Lokasi Penembakan Trump Sama dengan Percobaan Pembunuhan Reagan 