Warta

Sosok Don Ritto yang Muncul Jadi Tersangka Bersama Febrie Adriansyah

Selain Febrie Adriansyah, ada sosok Don Ritto yang juga ditetapkan sebagai tersangka. Siapa dia?

Febrie adriansyah saat konferensi pers hari jumat 107
Febrie Adriansyah saat konferensi pers hari Jumat (10/7). (dok. Antara)

catrawarta.comAda yang menarik dari pusaran kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Nama advokat sekaligus pengusaha, Don Ritto ikut muncul sebagai tersangka bersamaan dengan Febrie.

“Sudah ditetapkan dua tersangka, pertama dari swasta berinisial DR dan saudar inisial F,” terang Plt Jampidsus Rudi Margono salam konferensi pers.

Sebelumnya, nama Don Ritto terseret dalam dugaan kasus yang berasal dari bukti penggeledahan rumah, pemeriksaan saksi, dan penelusuran beneficial owner money changer di Jakarta Selatan buntut dari perkembangan penyidikan yang berlangsung pada hari Jumat (10/7). Kediamannya yang berlokasi di Gandaria Selatan, Jakarta Selatan ditemukan uang tunai senilai lebih dari Rp500 juta serta 133 dolar AS.

Nama Don juga bahkan sempat ditemukan dalam sejumlah dokumen perkara pengadilan yang berperan sebagai penasihat hukum terdakwa.

Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri Inspektur Jenderal Totok Suharyanto menyebut, Don Ritto bahkan telah ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya pada tanggal 10 Juli 2026.

Sosok Advokat Satu Almamater dengan FA

Secara profesional, Don Ritto merupakan sosok advokat yang tercatat merupakan pendiri dari kantor hukum bernama Don Ritto & Associates. Kantor ini disebut berlokasi di Kota Jambi dan berdiri pada 29 Desember 1998 kemudian berpindah ke Bandung pada awal tahun 2000.

Kiprahnya yang seringkali menangani kasus perkara pidana, perdata, tata usaha negara, ketenagakerjaan, hingga hukum perusahaan membuatnya cukup dekat dengan beberapa pejabat negara.

Meski namanya cukup terang di bidang advokasi, namun belakangan Don dilaporkan memiliki keterkaitan dengan operasional Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Don disebut memiliki saham lebih dari 25 persen dan memiliki sejumlah kewenangan dalam hal pemberhentian direksi dan komisaris.

Menariknya, Don sendiri merupakan jebolan dari Fakultas Hukum Universitas Jambi angkatan 1989 dan menjadi bendahara Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Jambi. Sementara itu, Febrie diketahui juga merupakan alumnus FH Universitas Jambi dan aktif di organisasi alumni kampus.

Perkara Dilimpahkan ke Kejaksaan Agung

Kini, Polri seperti yang dilaporkan, melimpahkan penyidikan tiga kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Don Ritto ini ke Kejaksaan Agung. Ketiga perkara tersebut ialah korupsi di PT Krakatau Steel, PT ASABRI, dan korupsi batubara PLN.

Dalam serangkaian penggeledahan, Polda Metro Jaya berhasil menemukan 74 kg emas batangan, uang tunia senilai lebih dari Rp500 miliar dalam bentuk rupiah dan valuta asing. Temuan ini merupakan hasil kinerja dari tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang menggeledah 12 titik lokasi di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bogor dalam rentang tanggal 8-9 Juli 2026.

Salah satu rumah mewah di Sentul yang berisi 74 kg emas batangan dan uang tunai miliaran rupiah dalam brankas bertingkat keamanan tinggi diakui eks Jampidsus Febrie Adriansyah merupakan miliknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *