Warta

Jalan Nasional Daerah Bencana Telah Berfungsi, Perbaikan Infrastruktur Nyaris Sempurna

catrawarta.com — Perbaikan berbagai fasilitas infrastruktur di daerah bencana di Sumatra dipercepat. Hal ini supaya logistik segera normal terlebih menjelang Lebaran. Hal...

PERCEPAT: Kepala Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian melihat langsung percepatan perbaikan infrastruktur daerah bencana Sumatra.(Sumber: Kemendagri)

catrawarta.comPerbaikan berbagai fasilitas infrastruktur di daerah bencana di Sumatra dipercepat. Hal ini supaya logistik segera normal terlebih menjelang Lebaran.

Hal itu terungkat saat Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra melaporkan perkembangan terkini pemulihan konektivitas pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasarkan data Satgas PRR per 23 Februari 2026, pemulihan konektivitas fokus pada infrastruktur fisik berupa perbaikan jalan dan jembatan, serta perbaikan infrastruktur listrik, telekomunikasi, base transceiver station (BTS), dan jaringan internet.

”Rinciannya, dari 38 jalan nasional yang terdampak di Aceh, seluruhnya telah beroperasi fungsional. Begitu juga dari 17 jembatan nasional yang terdampak, seluruhnya sudah dapat digunakan secara fungsional,” papar Kepala Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian.

Pada jalan daerah, dari 1.637 yang terdampak, sebanyak 1.521 di antaranya atau 92 persen telah beroperasi fungsional. Sementara itu, dari 650 jembatan daerah yang terdampak, sebanyak 351 atau 54 persen sudah beroperasi fungsional.

Perkembangan Sumatera Utara dan Barat

Tito memaparkan pula perkembangan Sumatera Utara, dari 30 jalan nasional yang terdampak, seluruhnya sudah beroperasi fungsional. Begitu juga dengan 5 jembatan terdampak yang seluruhnya sudah dapat digunakan secara fungsional.

Jalan daerah, dari 616 yang terdampak, sebanyak 607 atau 98 persen di antaranya sudah beroperasi fungsional. Sementara dari 366 jembatan terdampak, 344 atau 93 persen di antaranya sudah beroperasi fungsional.

”Perbaikan konektivitas darat di Sumatera Barat juga menunjukkan perkembangan menggembirakan. Dari 31 jalan terdampak, seluruhnya sudah beroperasi fungsional,” jelas Tito.

Perkembangan serupa juga tampak pada 13 jembatan yang terdampak, yang seluruhnya sudah fungsional. Pada alan daerah, dari 167 jalan terdampak, 149 di antaranya atau 91 persen sudah beroperasi fungsional dan dari 162 jembatan daerah yang terdampak, 95 atau 54,9 persen sudah beroperasi fungsional.

Listrik dan Jaringan Telekomunikasi

Pemulihan jaringan listrik dan layanan telekomunikasi juga terus berkembang. Pasokan listrik di Sumatera Barat telah pulih sepenuhnya, sementara di Aceh dan Sumatera Utara hanya tersisa sebagian kecil pelanggan yang masih dalam tahap penanganan.

”Seluruh BTS yang sebelumnya terdampak di tiga provinsi kini telah kembali berfungsi 100 persen,” tandasnya.

Ia menegaskan, betapa pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan penghubung yang rusak akibat bencana untuk memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik. Ia sudah berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk percepatan pembangunan jembatan terdampak bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *