Catra Cendekia

Pentingnya Kemandirian, Kampus Fasilitasi Petani Ikuti Bimtek Ternak Kambing dan Domba

catrawarta.com — Petani di Indonesia belum sepenuhnya mandiri. Banyak ketergantungan pada sektor lain termasuk pada pemerintah. Karena itu, perlu penguatan agar mereka...

Ilustrasi petenakan kambing dan domba.(Sumber: Freepik)

catrawarta.comPetani di Indonesia belum sepenuhnya mandiri. Banyak ketergantungan pada sektor lain termasuk pada pemerintah. Karena itu, perlu penguatan agar mereka mampu mandiri melalui dukungan edukasi.

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menekankan pentingnya upaya peningkatan kualitas peternakan rakyat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Campus kembali menunjukkan peran strategisnya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) budi daya pengembangbiakan kambing dan domba.

Kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai 2 Fapet UGM sejak Sabtu hingga Minggu (4-5/4/2026) dengan peserta 585 peternak yang tergabung dalam 117 kelompok ternak.

Bimtek akan berlangsung secara bertahap hingga 17 Mei 2026 sebagai bagian dari program peningkatan ketersediaan dan mutu benih ternak serta pakan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Dekan Fapet UGM, Prof Budi Guntoro menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan subsektor peternakan, khususnya pada sektor ruminansia kecil.

”Kami memiliki komitmen kuat untuk terus berkontribusi nyata dalam pembangunan subsektor peternakan, tidak hanya di Yogyakarta tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia,” tegasnya.

Penopang Ekonomi Rumah Tangga

Budi menjelaskan kambing dan domba memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas sebagai sumber protein hewani, tetapi juga sebagai penopang ekonomi rumah tangga serta memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat di masyarakat.

Melalui kegiatan Bimtek, kampus berupaya menghadirkan transfer ilmu dan teknologi yang aplikatif, sesuai dengan kebutuhan peternak dan kondisi lokal. Pendekatan tersebut mampu meningkatkan kapasitas peternak dalam mengelola usaha ternak secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan prinsip peternakan berkelanjutan, yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta kesejahteraan hewan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho MSi menambahkan program kali ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mendukung peternak memanfaatkan bantuan ternak secara optimal.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DIY, Yan Kurnia Kustanto, menekankan kemandirian peternak agar tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah. Melalui Bimtek, ia berharap peternak bisa memanfaatkan untuk membangun jejaring serta mengakses berbagai peluang, seperti CSR maupun perbankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *