catrawarta.com — Himpunan Mahasiswa (Hima) Teater Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menyelenggarakan Festival Teater Remaja Nusantara (FTRN) ke-5 setelah vakum selama tujuh tahun.
FTRN merupakan festival teater remaja berskala nasional pertama yang diselenggarakan di Yogyakarta dan menjadi ruang pertemuan bagi kelompok-kelompok teater pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Tim Humas FTRN #5, Ismail Gani, mengatakan penyelenggaraan tahun ini mengusung tema besar “Temu-Taut“.
“Tema ini dimaknai sebagai sebuah ruang perjumpaan bagi teman-teman teater remaja dari berbagai penjuru daerah,” kata Ismail Gani dalam keterangan tertulis yang diterima Catrawarta.com, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, FTRN #5 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi para peserta untuk saling bertemu dan berbagi pengalaman proses kreatif, sekaligus meleburkan keberagaman budaya dari masing-masing daerah dalam satu perayaan seni yang utuh.
Pada penyelenggaraan tahun ini, FTRN juga mengangkat isu lingkungan sebagai bagian dari semangat festival.

Panitia berupaya menghadirkan langkah-langkah kecil yang lebih ramah lingkungan dalam operasional acara sekaligus mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya peka terhadap ruang estetik di atas panggung, tetapi juga peduli terhadap kelestarian bumi.
Sebagai upaya meningkatkan kualitas pertunjukan, FTRN #5 menghadirkan inovasi baru dengan menyediakan sejumlah pilihan naskah lakon baru yang dinilai segar dan menantang untuk dieksplorasi para peserta.
Untuk memastikan kualitas dan kedalaman naskah, panitia menggandeng Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) dalam proses kurasi teks pertunjukan.
Sebanyak 10 kelompok teater sekolah telah lolos tahap kurasi dan akan tampil pada panggung final FTRN #5 tahun 2026.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa perkembangan teater pelajar kini tidak lagi terpusat di Pulau Jawa, tetapi juga tumbuh di berbagai daerah lain mulai dari Sumatra hingga Kalimantan.
Adapun 10 kelompok teater yang lolos ke babak final FTRN #5 2026 yakni:
- Teater Catur (SMAN 2 Pasuruan)
- Teater Bengkel Sastra (SMAN 1 Majalaya), menggantikan Teater Satata Cakti SMAN 2 Bondowoso
- Teater Ananta (SMK Ma’arif Terpadu Cicalengka)
- Teater Tenda A (SMAN 2 Serang)
- Teater Dahana (SMAN 1 Samarinda)
- Teater Gawe (SMKN 3 Tasikmalaya)
- Teater Repsas (SMAN 16 Medan)
- Teater Wijaya Kusuma (SMAN 1 Ngluwar)
- Teater Dekik (SMAN 1 Kraksaan)
- Teater SangSendu (SMAN 8 Kota Serang)
Seluruh rangkaian acara dan pertunjukan FTRN #5 akan dipusatkan di Jurusan Teater Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Yogyakarta, Jalan Parangtritis Km 6,5, Yogyakarta, pada 3-8 Agustus 2026.
Panitia memastikan seluruh pertunjukan dalam FTRN #5 terbuka untuk umum sehingga masyarakat dapat ikut menyaksikan perkembangan teater pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

Gerhana Matahari Total Siap Menyelimuti Makkah dengan Kegelapan 