Warta

Peduli Warga Sekitar, Gembira Loka Salurkan Hewan Kurban

catrawarta.com — Beberapa masjid di sekitar Gembira Loka Zoo mendapat bantuan hewan kurban. Pengurus kebun binatang menyerahkan secara langsung kepada pengurus masjid....

A white cow tied with a rope around its neck stands beside four men on a paved walkway observing or chatting in a park like setting
KURBAN: GBPH Yudhaningrat menyerahkan bantuan hewan kurban dari Gembira Loka.(Sumber: dok Gembira Loka)

catrawarta.comBeberapa masjid di sekitar Gembira Loka Zoo mendapat bantuan hewan kurban. Pengurus kebun binatang menyerahkan secara langsung kepada pengurus masjid. Ketua Yayasan Gembira Loka Zoo, GBPH Yudhaningrat mengungkapkan pemberian hewan kurban kepada sejumlah masjid merupakan bentuk kepedulian sosial, rasa syukur, sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar, utamanya masjid yang ada di wilayah Gembira Loka.

Ia menegaskan, Iduladha mengajarkan tentang keikhlasan pengorbanan dan pentingnya berbagi kepada sesama. Harta yang dimiliki seseorang bukan sepenuhnya miliknya. Ada hak orang lain dalam harta tersebut.

Iduladha tahun ini, Gembira Loka menyerahkan tiga ekor sapi dan lima ekor kambing. Hewan kurban tersebut disalurkan kepada Masjid Al-Ikhlas Jowilagan, Masjid Al-Fatah Rejowinangun, Masjid Yasmin Rejosari, Masjid Mujahidin Muja Muju, dan Masjid Mabta Warungboto.

Di samping itu, satu ekor kambing diserahkan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY. Sementara dua ekor kambing lainnya dikirimkan untuk masyarakat sekitar Makam Girigondo, Kulonprogo dan kawasan makam Pajimatan Imogiri, Bantul.

Jumlah Hewan Meningkat

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Gembira Loka Zoo, KMT A Tirtodiprojo mengungkapkan jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibanding beberapa tahun sebelumnya. Terlebih saat pandemi COVID-19 lalu yang membatasi seluruh aktivitas masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah dan kebersihan sungai. Menurutnya, masyarakat perlu mulai membiasakan memilah sampah organik dan anorganik agar volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang.

Gembira Loka, jelasnya, akan mulai menggalakkan edukasi pemilahan sampah kepada pengunjung pada akhir Juni hingga awal Juli mendatang. Ia berharap masyarakat sekitar juga mengikuti gerakan serupa.

”Harapannya masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga sungai, bukan menjadikannya tempat membuang sampah maupun limbah,” ujar Tirtodiprojo di depan takmir masjid dan warga sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *