catrawarta.com — Mantan pemain tim nasional Prancis Samir Nasri menjalani pemeriksaan di kantor polisi setempat selama beberapa jam. Ia menjalani pemeriksaan dengan dugaan keterkaitan bisnis ilegal. Namun belum ada penjelasan resmi mengenai bisnisnya.
Pemain yang telah berlaga selama 41 kali bersama timnas Prancis tersebut pernah melanglang buana di sejumlah klub besar Eropa antara lain Arsenal dan Manchester City, Inggris.
Sebagaimana dilaporkan goal.com dari berbagai sumber, Samir Nasri menjalani pemeriksaan selana 10 jam. Ia diperiksa oleh otoritas yang menangani narkoba, pencucian uang dan jaringan internasional kejahatan terorganisir.
Keterkaitannya dengan sejumlah kejahatan tersebut karena sudah ada pelaku kejahatan yang lebih dulu ditahan. Ada dua orang yang sudah ditahan karena tuduhan kejahatan yang sama. Otoritas setempat masih terus melakukan pemeriksaan pada kasus itu.
Manajer Klub Malam
Samir Nasri mengakhiri karier profesional pada tahun 2021. Namun sebelum itu, ia telah menjalankan praktik bisnis di sebuah klub malam. Ia menjadi manajer sekaligus pemegang saham klub malam tersebut sebelum merampungkan karier sebagai pemain sepak bola profesional.
Petugas menemukan adanya transaksi tidak wajar dalam klub malamnya. Ada ratusan transaksi yang menurut catatan petugas pajak tidak masuk dalam laporan resmi.
Laporan tersebut menjadikannya sebagai seseorang yang tidak tertib melaporkan perpajakan kepada negara. Samir yang juga aktif di sebuah stasiun televisi terancam menjalani proses hukum lebih lanjut kalau pemeriksaan aparat menunjukkan ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Polisi melakukan penahanan selama 10 jam dan melepaskan kembali Samir Nasri tanpa menjadikannya tersangka. Kendati demikian, ia masih akan menjalani pemeriksaan saat otoritas keamanan memerlukan keterangannya.

Kerajaan Gowa Minta Konflik Bupati Gowa Diselesaikan Lewat Hukum 