catrawarta.com — Posisi Indonesia berpotensi semakin tidak terlihat di panggung internasional akibat meningkatnya konflik global, terutama ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Peneliti Pusat Studi Politik dan Sosial Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Emaridial Ulza, pada Senin. Dalam laporan analisis strategis yang menyoroti dampak geopolitik terhadap posisi diplomatik Indonesia.(6/4)
Peneliti Pusat Studi Politik dan Sosial Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Emaridial Ulza, mengatakan Indonesia menghadapi kondisi yang disebut sebagai strategic invisibility trap. “Indonesia berisiko tidak hadir dalam persepsi global karena perhatian dunia tersedot konflik besar,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.
Ia menjelaskan, fenomena tersebut bukan berarti citra Indonesia memburuk, melainkan Indonesia tidak muncul sebagai aktor penting dalam diskursus internasional. Menurutnya, kondisi itu dapat memengaruhi posisi diplomasi dan kepentingan strategis nasional dalam jangka panjang.
Emaridial menilai Indonesia perlu memperkuat diplomasi aktif agar tetap relevan di tengah dinamika global. Ia menyebutkan konflik di Timur Tengah menyita perhatian negara-negara besar, sehingga negara yang tidak aktif berpotensi terpinggirkan. “Jika Indonesia tidak mengambil peran, maka kita hanya menjadi penonton,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya inisiatif diplomatik dalam forum multilateral. Menurutnya, Indonesia dapat memanfaatkan posisi strategis sebagai negara berkembang dengan pengaruh regional untuk menjaga visibilitas internasional.
Selain itu, pengamat tersebut menilai pemerintah perlu memperkuat komunikasi internasional terkait posisi Indonesia dalam isu global. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kepentingan nasional tetap diperhitungkan oleh komunitas internasional.
Di tengah meningkatnya konflik global, berbagai negara memperkuat strategi diplomasi masing-masing. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk menegaskan perannya dalam menjaga stabilitas kawasan.

Rakyat Bersyukur BBM Bersubsidi Tak Naik Hingga Desember 2026 