Idea Catra

DIY Pionir Embarkasi Hotel, Berangkatkan 3.830 Jemaah Haji 2026

catrawarta.com — Yogyakarta mencatat sejarah baru penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M. DIY menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan model Embarkasi Hotel,...

Wagub DIY menyerahkan bendera pataka kepada ketua rombongan haji DIY dalam acara pamitan calon jemaah haji di Bangsal Kepatihan. Foto: Humas Kepatihan

catrawarta.comYogyakarta mencatat sejarah baru penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M. DIY menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan model Embarkasi Hotel, sekaligus menerima tambahan kuota signifikan. Tahun ini total 3.830 jemaah haji asal DIY diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Jemaah haji DIY musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dan merasakan pengalaman baru lewat model hotel haji. Ini inovasi pertama di Indonesia,” kata Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam X saat acara Pamitan Calon Jemaah Haji di Bangsal Kepatihan, Rabu (15/4/2026).

Tambahan Kuota dan Profil Jemaah

Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mosthofa, menyebut kuota DIY bertambah 601 orang, dari 3.147 menjadi 3.748 jemaah. Ditambah petugas dan mutasi, total yang berangkat mencapai 3.830 orang. Sebanyak 187 jemaah masuk kategori prioritas lansia.

Profil jemaah tahun ini beragam. Usia 46-60 tahun mendominasi dengan 1.721 orang, disusul 61-75 tahun sebanyak 1.321 orang. Jemaah usia 13-30 tahun tercatat 124 orang, dan 5 jemaah berusia di atas 91 tahun. Dari sisi gender, 2.095 jemaah perempuan dan 1.757 laki-laki.

Jemaah termuda adalah Fania Ulayah (14) asal Sanden, Bantul, yang berangkat menggantikan porsi almarhum orang tuanya. Jemaah tertua Mardijiono Kartosentono (102), petani asal Piyungan, Bantul. Salah satu jemaah, Ashila Metta (23) asal Kota Yogyakarta, mengaku telah menunggu 15 tahun sejak didaftarkan orang tuanya saat kelas 6 SD.

Skema Keberangkatan dan Layanan

Sebanyak 11 kloter asal DIY akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Di Arab Saudi, jemaah gelombang 1 akan menempati hotel di kawasan Misfalah, Makkah, berjarak 2-2,5 km dari Masjidil Haram. “Bus shalawat beroperasi 24 jam untuk memfasilitasi pergerakan jemaah,” jelas Jauhar.

Pesan Wagub DIY

Mengingat situasi geopolitik Timur Tengah, Sri Paku Alam X berpesan agar jemaah menjaga kesehatan dan fokus beribadah. “Semoga diberi kelancaran dan keselamatan saat berangkat, selama ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air dengan sehat dan menjadi haji mabrur,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wagub DIY juga menyerahkan bendera pataka kepada ketua rombongan haji sebagai simbol pelepasan resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *