Warta

Tawuran Pelajar Pecah di Kawasan Mandala Krida

catrawarta.com — Sejumlah pelajar menggunakan seragam SMA terlibat aksi tawuran di sekitar Stadion Mandala Krida, Rabu (20/5/2026). Tempat tersebut telah berkali-kali menjadi...

Group of people marching down a tree lined street as vehicles pass seen from behind the rider and oncoming traffic
TAWURAN: Warga mengahalau tawuran pelajar di kawasan Stadion Mandala Krida.(Sumber: merapi_uncover)

catrawarta.comSejumlah pelajar menggunakan seragam SMA terlibat aksi tawuran di sekitar Stadion Mandala Krida, Rabu (20/5/2026). Tempat tersebut telah berkali-kali menjadi ajang tawuran pelajar antarsekolah. Kejadian itu membuat warga yang melintas ketakutan dan berbalik.

”Balik, balik saja…ada tawuran,” ujar tukang parkir yang berada tak jauh dari Puskesmas Gondokusuman. Ia minta pengguna jalan untuk berbalik arah, seperti terlihat dalam tayangan video merapi_uncover.

Kawasan sekitar Stadion Mandala Krida memang kerap menjadi ajang tawuran pelajar. Pada saat-saat tertentu, polisi melakukan penjagaan ketat di lokasi tersebut. Namun, ada saja yang lolos dan terjadi tawuran. Biasanya berlangsung cepat, begitu apparat dating tawuran bubar.

Tawuran dan kejahatan jalanan di Yogyakarta sudah sering terjadi. Bahkan korban jiwa pun jatuh. Belum lama, seorang pelajar SMK meninggal setelah ditusuk orang tidak dikenal di kawasan Kridosono. Hingga sekarang, belum ada kejelasan pengungkapan kasusnya.

Di Bantul, juga terjadi pembunuhan berencana dengan korban juga seorang pelajar. Korban dijemput oleh orang yang diduga sudah dikenal kemudian dikeroyok di satu tempat. Korban akhirnya meninggal setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Tawuran di Tempat Sama

Aparat dari Polsek Umbulharjo dan Polresta Yogyakarta langsung melakukan pengamanan. Sejumlah komentar netizen di merapi_uncover juga menyebutkan polisi berseragam maupun tidak telah datang dan mengamankan lokasi tawuran.

Netizen yang geram dengan aksi tawuran menyatakan siap membubarkannya. Bahkan ada yang berkomentar akan membawa mobil dan tancap gas menabrak pelaku tawuran. Mereka resah karena telah berkali-kali terjadi tawuran yang membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Aksi tawuran di tempat yang sama, kawasan Stadion Mandala Krida juga terjadi beberapa hari lalu. Pelajar dari sejumlah sekolah terlibat perkelahian dan ada yang sampai dibawa ke rumah sakit.

Dikutip dari detik.com, pelaku tawuran mempersenjatai diri dengan gir, rantai dan juga sabuk. Ada pula yang membawa kayu atau potongan dahan pohon. Benda-benda berbahaya tersebut dapat mengakibatkan kefatalan.

Polresta Yogyakarta membenarkan tawuran yang terjadi pada 5 Mei 2026 di Mandala Krida. Aparat kemudian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *