catrawarta.com — Pendaftar balik bareng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencapai 2.743 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 675 peserta. Program tersebut merupakan rangkaian kegiatan Berkah Ramadan 1447 H/2026 M yang diselenggarakan BPKH selama Ramadan hingga Lebaran.
Program balik kerja gratis tersebut telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan. Antusiasme masyarakat di Yogyakarta terlihat sangat tinggi. Jumlah pendaftar mencapai 2.743 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 675 peserta.
Besarnya minat masyarakat itu membuat tingkat pendaftaran mencapai lebih dari 400 persen dari kapasitas yang tersedia. Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati menilai tingginya animomenunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi balik kerja yang aman dan terjangkau setelah libur Lebaran di kampung halaman.
”Program ini merupakan bagian dari upaya BPKH menyalurkan manfaat dana umat secara nyata kepada masyarakat. Pendanaan program tidak menggunakan dana setoran awal milik calon jemaah haji,” tandasnya.
Dana Abadi Umat
Ia menegaskan, Program Balik Kerja merupakan bentuk nyata distribusi nilai manfaat dari Dana Abadi Umat (DAU), yaitu dana yang berasal dari efisiensi penyelenggaraan haji sebelum BPKH berdiri. Dana setoran awal milik jemaah tetap aman dan tidak digunakan untuk program tersebut.
”Kami tegaskan seluruh pendanaan program tidak menggunakan dana setoran awal haji milik jemaah, sehingga pokok dana jemaah tetap terjaga dan dikelola secara syariah,” tandas Sulistyowati.
Ia menambahkan pemisahan pengelolaan dana merupakan amanah Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. Regulasi tersebut mengharuskan pengelolaan dana haji dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk kemaslahatan umat.
Secara nasional, program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 digelar di empat titik keberangkatan, yakni Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Lampung. Program ini melibatkan 60 bus eksekutif dengan target total 2.700 penerima manfaat.
Minat masyarakat juga tinggi secara nasional, BPKH mencatat jumlah pendaftar mencapai lebih dari 11.000 orang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Seremoni pelepasan peserta di Yogyakarta dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Dedi Budiono, serta CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha.

Sekolah Daring Batal, Siswa Tetap Belajar Luring Seperti Biasa 