Warta

Argentina vs Aljazair, Messi Tak Terbendung

catrawarta.com — Tim sepak bola yang ditunggu-tunggu seluruh dunia, Argentina menjalani laga awal pada pertandingan Piala Dunia FIFA World Cup 20226 melawan...

Soccer players from argentina blue and white stripes and a green clad opponent contest the ball on a crowded field during a match
GOL: Pemain Argentina, Lionel Messi menjelang gol ketiganya saat melawan Aljazair.(Sumber: TVRI)

catrawarta.comTim sepak bola yang ditunggu-tunggu seluruh dunia, Argentina menjalani laga awal pada pertandingan Piala Dunia FIFA World Cup 20226 melawan Aljazair. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Arrowhead, Kansas, Missouri, Amerika Serikat, Rabu (17/6).

Juara Dunia 2022 tersebut tampil luar biasa, di atas kertas maupun dalam pertandingan memang lebih unggul dibandingkan Aljazair. Ada pemain yang boleh dibilang sudah tua namun masih tetap menunjukkan taringnya, Lionel Messi.

Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Barangkali itu ungkapan yang pas untuk seorang Messi yang kelihatan menjadi tulang punggung tim Argentina. Ia sekaligus menjadi motivator bagi pemain-pemain lain di timnya. Penampilannya yang begitu menonjol, seolah-olah tak ada masalah dengan umur.

Laman aljazeera.com menuliskan Messi menandai penampilan keenamnya di Piala Dunia dengan hat-trick pertamanya di turnamen FIFA. Ini sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak bersama di Piala Dunia kali ini. Tim tersebut merupakan petahanan yang berusaha mempertahankan gelar juara dunia.

Di usia yang tak lagi muda dalam sepak bola, 38 tahun, ia masih memperlihatkan performa terbaiknya meskipun tak seperti saat waktu muda. Pemain lawan kesulitan mengawal atau memang sengaja ”melepas” karena dianggap tua sehingga selalu lepas dari kawalan dan bisa mencetak 3 gol.

Harusnya 4 Gol

Messi harusnya mencetak 4 gol karena pada menit ke-4 sudah mencetak ke gawang Aljazir. Wasit melihat celah offside sehingga gol pertamanya dinyatakan tidak sah. Tak ada yang protes, pemain menghargai keputusan wasit dan hakim garis.

Pertandingan berlanjut dengan cepat. Serangan demi serangan silih berganti dengan dominasi Argentina yang membahayakan kubu Aljazair.

Aksi-aksi lapangan Messi memperlihatkan kelasnya. Ia bermain penuh percaya diri saat melakukan tendangan keras dari tepi kotak penalti menggunakan kaki kirinya yang memang sangat dominan. Kekuatan tendangan itu terlalu besar bagi kiper Aljazair, Luca Zidane, putra dari pemenang Piala Dunia bersama Prancis, Zinedine.

Messi menggandakan golnya pada menit ke-60 dengan sebuah tap-in sederhana dari bola rebound setelah tendangan keras Alexis Mac Allister. Peristiwa luar biasa terjadi pada menit ke-76 ketika ia melepaskan tembakan rendah melewati sejumlah pemain pertahanan lawan dan menaklukkan kiper.

Sah, 3-0 untuk kemenangan Sang Tua Keladi, Lionel Messi dan timnya yang mendapat dukungan mayoritas penonton di stadion. Hampir seluruh penonton mengenakan seragam kebesaran Argentina yang begitu terkenal, garis biru muda-putih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *