Warta

Hari Air Sedunia, PBB Soroti 2,2 Miliar Orang Belum Akses Air Bersih

catrawarta.com — Sebanyak 2,2 miliar orang di dunia masih belum memiliki akses terhadap air bersih yang layak. Data ini kembali menjadi sorotan...

Sebanyak 22 miliar orang di dunia masih belum memiliki akses terhadap air bersih yang layak Data ini kembali menjadi sorotan dalam peringatan hari air sedunia yang jatuh setiap 22 maret
Sebanyak 2,2 miliar orang di dunia masih belum memiliki akses terhadap air bersih yang layak. Data ini kembali menjadi sorotan dalam peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap 22 Maret.

catrawarta.comSebanyak 2,2 miliar orang di dunia masih belum memiliki akses terhadap air bersih yang layak. Data ini kembali menjadi sorotan dalam peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap 22 Maret.

Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam Sidang Umum ke-47 pada 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil, dan pertama kali diperingati pada tahun 1993.

Hari Air Sedunia bertujuan meningkatkan kesadaran global akan pentingnya akses air bersih sekaligus mendorong upaya konservasi sumber daya air. PBB menekankan bahwa krisis air tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Setiap tahun, PBB mengangkat tema khusus untuk memperkuat pesan tersebut. Pada 2024, tema yang diusung adalah “Leveraging Water for Peace” atau “Memanfaatkan Air untuk Perdamaian”. Tema ini menegaskan bahwa akses air yang adil dapat menjadi faktor penting dalam mencegah konflik, terutama di wilayah yang mengalami kelangkaan sumber daya.

Dalam konteks Indonesia, tantangan akses air bersih juga masih menjadi perhatian, terutama di wilayah yang rawan kekeringan dan memiliki keterbatasan infrastruktur air bersih. Kondisi ini menunjukkan bahwa isu air tidak hanya menjadi persoalan global, tetapi juga relevan di tingkat lokal.

Peringatan Hari Air Sedunia juga menjadi bagian dari upaya mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-6 yaitu memastikan ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang layak bagi semua pada tahun 2030.

Akses terhadap air bersih tidak lagi sekadar kebutuhan dasar, tetapi menjadi tantangan global yang berkaitan erat dengan kesehatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan kehidupan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *