catrawarta.com — Dokter magang yang tercatat sebagai peserta internship di RS Sentra Medika Cisalak Depok, dr. Siti Zahra Maghfira dikabarkan meninggal dunia. Alumni Universitas Hasanuddin ini mengembuskan napas terakhir pada Minggu (26/7).
Kabar berpulangnya dr Siti ini turut menjadi perhatian dari content creator sekaligus educator kesehatan, dr Adam Prabata. Dalam unggahannya pada akun x @adamprabata Minggu malam, dia secara langsung menyampaikan duka hingga harapannya bagi keamanan serta keselamatan para peserta internship di Tanah Air.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita untuk dr. Siti Zahra Maghfira. Satu minggu terakhir ini sudah ada 2 dokter internsip berpulang. Semoga bisa ada evaluasi dan perbaikan ke depannya,” tulis dr Adam Prabata, demikian dikutip dari akun media sosial, Senin (27/7).
Kematian dr. Siti tercatat menjadi tragedi nomor enam dari dari meregangnya nyawa dokter internship sepanjang tahun 2026 ini. Bahkan dalam waktu kurang dari sepekan, ada juga kabar duka yang menyelimuti dunia kedokteran dari kematian dokter muda bernama Muhammad Zulfikar Drakel.
Dokter internship di RSUD KH Amhad Hanafiah (Sukadana), Lampung Timur ini wafat karena penyakit serius pada Selasa (21/7) malam.
Kemenkes Jadi Sorotan
Menanggapi hal ini, rekan sejawat lantas meminta Kementerian Kesehatan untuk segera bertindak. Hal ini disampaikan oleh Dokter Umum Afdiansyah Laode Kombe yang mengungkap duka cita hingga tuntutan kepada Kemenkes untuk melakukan evaluasi total terhadap program magang.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang sejawat kami, seorang dokter Internship, dr. Siti Zahra Maghfira yg tengah mengemban tugas pengabdian dari negara,” tulis Afdriansyah melalui platform Threads.
Dia menilai, kematian beberapa dokter muda ini jelas memberikan pukulan berat bagi para praktisi medis.
“Belum genap 1 minggu, sudah ada 2 dokter internship yang meninggal dunia,” sambungnya.
Secara blak-blakan, dia meminta para pemangku kebijakan untuk melakukan tinjauan ulang terhadap beban para dokter muda saat menjalani program internship.
“Besar harapan saya untuk @kemenkes_ri agar mengevaluasi kembali program pengabdian ini,” tandasnya.
Seperti diketahui, hingga pertengahan tahun ini, setidaknya ada lima dokter internship lainnya yang dilaporkan meninggal dunia selama menjalani program magang di masing-masing penugasan RS.
Di antaranya yakni meliputi dr. Andito Mohammad Wibisono di RSUD Pagelaran Cianjur pada Maret 2026, dr Kartika Ayu Permatasari di RS Bina Bakti Husada Rembang, dr Edgar Bezaliel Hartanto di ICU RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, serta dr Myta Aprilia Azmy di RSUD KH Daud Arif, Jambi pada 1 Mei 2026 lalu. Terbaru pada 21 Juli 2026 lalu yakni dr Muhammad Zulfikar Drakel di Lampung Timur.

27 Juli: Titik Penemuan Prasasti Kwak yang Jadi Cikal Bakal Hari Jadi Kota Kediri 