Warta

BPR dan BPRS DIY Tunjukkan Ketahanan, Perkuat Peran untuk UMKM

catrawarta.com — Di tengah perlambatan ekonomi yang masih dirasakan di berbagai sektor, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Ketua DPD Perbarindo DIY, Wulfram Margono. (Istimewa)

catrawarta.comDi tengah perlambatan ekonomi yang masih dirasakan di berbagai sektor, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) justru mampu mempertahankan kinerja yang stabil dan terus bertumbuh. Kondisi ini menunjukkan ketahanan lembaga keuangan skala mikro tersebut, terutama dalam melayani kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Ketua DPD Perbarindo DIY, Wulfram Margono, menegaskan, sepanjang tahun ini tidak terdapat isu signifikan yang berdampak negatif terhadap operasional BPR dan BPRS di wilayah DIY. Stabilitas tersebut didukung  tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi, serta kedekatan BPR-BPRS dengan nasabahnya.

“Tahun ini tidak ada isu yang berpengaruh pada BPR-BPRS di DIY. Secara umum, seluruh aktivitas berjalan dengan baik,” ujarnya di sela-sela kegiatan Halal Bilhalal DPD Perbarindo DIY 1447 H/2026 M, di Whyndham Resto, Jalan Magelang Km 14 Sleman.

BPR/BPRS Tetap Relevan

Menurut Wulfram, kekuatan utama BPR dan BPRS terletak pada hubungan personal dengan masyarakat. Hal ini membuat lembaga tersebut tetap relevan, bahkan di tengah persaingan dengan lembaga keuangan yang lebih besar. Selain itu, fokus pembiayaan yang menyasar sektor UMKM menjadikan BPR-BPRS sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal.

Kegiatan Halal Bilhalal yang digelar ini,  juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar pengurus, baik direksi maupun komisaris BPR-BPRS se-DIY. Selain itu, forum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat jaringan serta meningkatkan sinergi antar lembaga.
Dari total target 225 peserta, sekitar 200 orang hadir mewakili 48 BPR dan 10 BPRS yang beroperasi di DIY.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP Perbarindo Tedy Alamsyah, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Eko Yunianto. Dalam kesempatan itu, disampaikan, pertumbuhan BPR dan BPRS di DIY mencapai sekitar 2 persen, yang dinilai cukup baik jika dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Tingkatkan Kualitas Layanan

Ke depan, BPR dan BPRS di DIY berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam mempermudah akses keuangan bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Berbagai program inovatif terus didorong, termasuk digitalisasi layanan serta peningkatan produk pembiayaan yang lebih fleksibel.

Selain itu, Perbarindo DIY juga rutin mengadakan program apresiasi bagi nasabah, seperti Tamasya Plus dan program serupa lainnya. Program ini menawarkan berbagai hadiah menarik, termasuk grand prize berupa mobil, dan diselenggarakan dua kali dalam setahun sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas nasabah.

Dengan strategi yang adaptif serta dukungan sinergi antar lembaga, BPR dan BPRS di DIY optimistis dapat terus tumbuh berkelanjutan dan memperkuat perannya sebagai mitra utama masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *