catrawarta.com — Penanaman peduli lingkungan sejak dini menjadi hal penting bagi anak-anak. Kesadaran tersebut perlu terus digaungkan agar mereka tidak sembarangan membuang sampah dan mampu menjaga kelestarian ekologi dengan baik.
Hal itu pula yang terus ditanamkan siswa SD Bopkri Wonosari II Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam sebuah drama berbahasa Inggris siswa di sekolah ini membawakan pesan mulia yakni menyuarakan kepedulian lingkungan.
Kemampuan Bahasa Inggris mereka, seperti dituturkan salah satu siswa SD ini, Anggita Quina Mutiara Lubis, patut diacungi jempol. Apalagi saat tampil dalam Bopkri Expo di Wonosari.
Siswa kelas VI SD tersebut tampil memukau ketika membawakan drama yang melibatkan tujuh siswa SD Bopkri Wonosari II ini. Drama mengangkat kisah tentang tokoh Kim yang membuang sampah sembarangan.
Kemudian disadarkan teman dan guru tentang pentingnya menjaga lingkungan.“Kami ingin mengajak semua peduli lingkungan. Sekolah kami kebetulan dekat Sungai Besole dan masih banyak sampah di sana,” kata Anggita Quina Mutiara Lubis.
Selaras dengan Tema Paskah Ekologis
Tema yang diusung ini selaras dengan Paskah ekologis. Selain fasih berbahasa Inggris, siswa sekolah ini, juga dibiasakan membawa tumbler dan bekal dari rumah guna mengurangi sampah plastik. Mereka bahkan belajar mendaur ulang sampah hingga disetor ke bank sampah.
Kepala SD Bopkri Wonosari II, Istining Purworetno menjelaskan, Bopkri Expo dikemas dalam konsep open house sekaligus ajang promosi PPDB dan unjuk potensi siswa. Sekolah juga memperkuat kemampuan berbicara menggunakan Bahasa Inggris melalui kegiatan speaking club. “Anak-anak kami dorong berani berkomunikasi dalam bahasa Inggris sejak dini,” ujarnya.
Menampilkan dan mengangkat cerita Kim, bukan tanpa alasan. Selain menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah, pesan menjaga lingkungan juga selaras dengan tema Paskah tahun ini, yakni Paskah ekologis.

Pegawai PPPK Resah, Terancam PHK Massal 