Catra Wisata, Warta

Ribut dengan Warga Lokal, Wisatawan Italia Diusir dari BTS Skytrain Bangkok

Sekelompok wisatawan asing diusir dari kereta BTS Skytrain Bangkok setelah terlibat pertengkaran sengit dengan seorang penumpang lokal.

Two bts skytrain cars are parked at an elevated station platform with passengers boarding nearby and metal overhead beams above
Ilustrasi BTS Skytrain Bangkok. (dok Wikipedia)

catrawarta.comSekelompok wisatawan asing diusir dari kereta BTS Skytrain Bangkok setelah terlibat pertengkaran sengit dengan seorang penumpang lokal. Insiden tersebut kemudian memicu kemarahan luas di media sosial.

Perselisihan bermula ketika seorang perempuan Thailand meminta rombongan wisatawan tersebut untuk mengecilkan volume suara saat berbicara Alih-alih meminta maaf, salah seorang wisatawan justru menjawab dengan nada mengejek. 

“Kalau begitu, minta maaf karena sudah membawa uang ke negara Anda.”

Pertengkaran kemudian semakin memanas. Rombongan wisatawan tersebut meminta perempuan itu untuk diam dan bahkan menuntut agar polisi dipanggil. Petugas keamanan akhirnya turun tangan di stasiun berikutnya dan mengawal para wisatawan tersebut keluar dari kereta.

Balasan tajam dari penumpang perempuan itu kemudian viral di media sosial. 

“Kami tidak membutuhkan uang Anda, kami membutuhkan rasa hormat. Jika orang tua Anda tidak mengajarkan hal itu, cari di Google sebelum Anda bepergian ke mana pun.”

Insiden tersebut mencerminkan meningkatnya kekecewaan terhadap perilaku sebagian wisatawan asing. 

Interior of a subway car with passengers seated along both sides and red overhead hand straps overhead
Ilustrasi gerbong BTS Skytrain Bangkok. (dok Wkipedia)

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menghormati budaya dan masyarakat setempat di Thailand lebih penting daripada sekadar mengandalkan kontribusi wisatawan terhadap perekonomian.

Sementara itu Kedutaan Besar Italia di Bangkok menyatakan mengecam perilaku tidak pantas sekelompok wisatawan Italia yang masih di bawah umur yang sedang melakukan perjalanan sekolah. Kedutaan juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Thailand dan semua pihak yang terdampak.

“Warga Italia sangat memahami dan menghargai nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Thailand, yaitu menghormati orang lain, bersikap sopan, dan hidup berdampingan secara harmonis,” kata kedutaan dalam pernyataan yang diunggah melalui Facebook, Jumat (24/7/2026).

Kedutaan juga membagikan sebuah video yang menampilkan tiga orang dewasa yang mengidentifikasi diri mereka sebagai “pemimpin” rombongan asal Italia tersebut. Dalam video itu, mereka meminta maaf kepada masyarakat Thailand atas tindakan seorang remaja yang sebelumnya terekam mengacungkan jari tengah.

Salah seorang perempuan mengatakan bahwa remaja tersebut akan “segera kembali ke Italia” sebagai konsekuensi atas perilakunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *