catrawarta.com — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memanggil Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein, dalam dua hingga tiga hari ke depan untuk meminta klarifikasi terkait lagu kontroversial berjudul Lalaki Langit Lalanang Jagad.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benny Irwan mengatakan, pihaknya telah memantau polemik tersebut melalui pemberitaan media dan melakukan pembahasan secara internal.
“Kemendagri mengetahui dan mengikuti pemberitaan tersebut dari hasil monitoring media. Atas hal tersebut sudah dilakukan pembahasan secara internal. Dalam dua atau tiga hari ini kita panggil,” kata Benny Irwan, Jumat (3/7/2026).
Pemanggilan itu dilakukan di tengah mencuatnya kritik terhadap lagu yang dibawakan Om Zein. Sebelumnya, Jawa Barat Bantuan Hukum juga telah melayangkan somasi kepada Bupati Purwakarta tersebut dengan alasan lirik lagu dinilai merendahkan perempuan.
Tak hanya itu, Partai Gerindra turut memberikan teguran kepada kadernya tersebut.
Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menyayangkan lirik lagu yang dinilai menyinggung kelompok tertentu, khususnya perempuan.
“Ya kita sayangkan lah kenapa bisa dia buat lirik seperti itu. Misalnya buat lagu, buat lagu saja, tapi jangan sampai lirik-liriknya malah menyinggung perasaan suatu kelompok masyarakat,” kata Sugiat, Kamis (2/7/2026).
Berawal dari Puisi
Di tengah polemik yang berkembang, wartawan Purwakarta, Reza, mengungkapkan bahwa karya Lalaki Langit Lalanang Jagad pada awalnya bukan sebuah lagu, melainkan puisi yang pernah dibacakan Om Zein pada 2020.
Menurut Reza, saat itu Saepul Bahri Binzein belum menjabat sebagai Bupati Purwakarta dan masih dikenal sebagai pengusaha lokal.
“Saya masih ingat dulunya itu puisi dan pernah dibacakan pada 2020 saat Om Zein belum menjabat sebagai bupati. Dia seorang pengusaha lokal di Purwakarta. Waktu itu ada acara panggung budaya. Nah, baru kali ini ia bawakan sebagai lagu dan ditayangkan di media sosial, kemudian viral,” ungkap Reza.

Tamansiswa 104 Tahun, Wanita Jadi Pilar Pendidikan 