Catra Budaya, Warta

Dukung Wukirsari Sebagai Desa Budaya – Bale Kajenar Peninggalan Kerajaan Kerta Pleret Dibangun

catrawarta.com — Untuk ‘nguri-uri‘ keberadaan Kraton Kerta di Pleret Bantul Yogyakarta, kini ditandai dengan pembangunan gedung budaya yang disebut Bale Kajenar. Lokasi...

Ir. Nurdi Antoro Dharmaningrat dan KMAy Fenella Putri Natadiningrat dalam upacara pembukaan Bale Kajenar di Dusun Plencing Desa Wukirsari Imogiri Bantul

catrawarta.comUntuk ‘nguri-uri‘ keberadaan Kraton Kerta di Pleret Bantul Yogyakarta, kini ditandai dengan pembangunan gedung budaya yang disebut Bale Kajenar. Lokasi balai ini di Dusun Plencing Kalurahan Wukirsari Imogiri Bantul. 

Peresmian bale budaya tersebut ditandai pemotongan untaian bunga oleh Ir Nurdi Antoro Dharmaningrat, selaku pemilik didampingi KMAy Fenella Putri Nataningrat.

Menurut Nurdi Antoro, lokasi pembangunan Bale Kajenar di Plencing Wukirsari ini  merupakan bagian peninggalan dari Kerajaan Kerta yang sudah 400 tahun lebih  terbengkelai. “Kami mempunyai inisiatif untuk kembali membangkitkan generasi muda agar ke depan bisa mengenang perjuangan, syukur-yukur bisa mengangkat jati diri bangsa dan nantinya kita memiliki generasi muda yang tidak lupa budaya dan sejarah untuk melanjutkan perjuangan para leluhur dan ngaluhur yang membawa kejayaan Nusantara,” ungkap Nurdi Antoro.

Peresmian penggunaan bale tersebut juga ditandai penanaman pohon Jampingan, yakni pohon dari Gunung Arjuna yang diidentifikasikan dan ditetapkan sebagai pohon Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada tahun 2018.

Menurut Nurdi Antoro, kepemilikan lokasi Bale Kajenar merupakan turun-temurun dari kerajaan Kerta Pleret, sehingga wajib “mikul dhuwur mendem jero dan nguri- uri” sejarah nenek moyang.

Upacara Bale Kajenar di Wukirsari Imogiri Bantul

Nurdi berharap, Bale Kajenar bisa dijadikan pusat kegiatan pengembangan budaya dan bisa untuk kegiatan UMKM. Pembangunan Bale Kajenar ini juga atas desakan banyak pihak, antara lain mantan Bupati Bantul Drs HM Idham Samawi, yang dalam acara kepyakan kemarin hadir bersama istri, Hj Sri Suryawidati, bersama tokoh Kabudayan Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sebelum digelar puncak acara digelar pentas kesenian, seperti tarian, Jathilan dan beberapa kesenian tradisional lainnya lainnya. 

Kepala Dinas Kebudayaan (Kunda Budaya) Bantul Yanatun Yunadiana SSi MSi berharap untuk kegiatan budaya di Bale Kajenar bisa berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Bantul. Sedangkan Lurah Wukirsari Susilo Hapsoro SE meminta keberadaan Bale Kajenar bisa menambah status nilai Desa Budaya Wukirsari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *