Warta

Ayatollah Khamenei, Pembela Kaum Tertindas

catrawarta.com — Prosesi pemakaman Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei bakal berlangsung hingga mencapai puncaknya pada penguburan, Kamis, 9 Juli 2026....

A woman in a black hijab holds a framed portrait of a bearded elderly man wearing a turban at a nighttime crowd rally with red flags in the background
MENANGIS: Seorang perempuan menangis meratapi kepergian Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.(Sumber: farsnews/M Mahdi Dehghani/ Instagram iraninindonesia)

catrawarta.comProsesi pemakaman Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei bakal berlangsung hingga mencapai puncaknya pada penguburan, Kamis, 9 Juli 2026. Diperkirakan sekitar 30 juta orang akan mengikuti prosesi pemakaman. Mereka dating dari berbagai penjuru Iran.

Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan ketika Ayatollah Khomeini meninggal yang mencapai 10 juta orang. Pemerintah Iran telah menyediakan tempat-tempat untuk berkumpul dan bermalam masyarakat yang mengikuti prosesi.

Sekretaris Jenderal Forum Dunia untuk Pendekatan Antar-Mazhab Islam, Hamid Shahryari menjelaskan jutaan orang yang hadir memandang perpisahan dengan pemimpinnya sebagai wujud kesetiaan seluruh komunitas terhadap seorang pemimpin yang mendedikasikan hidupnya demi martabat Islam, pembelaan terhadap kaum tertindas, dukungan bagi perjuangan Palestina, serta penguatan persatuan Islam.

Ditegaskannya, darah mereka yang telah mengorbankan nyawa di jalan perlawanan hanya akan memperkuat perlawanan. Ia mengatakan mempercayai janji ilahi bahwa masa depan adalah milik para pencari kebenaran, orang-orang yang teguh, dan mereka yang berjuang di jalan Allah.

”Rakyat Iran, bersama dengan umat Islam, akan tetap teguh dengan ketangguhan dan persatuan di jalan ini hingga terwujudnya martabat, keadilan, dan kemenangan akhir,” tandas Shahryari sepert dilaporkan Kantor Berita Iran, IRNA.

Khameini Sumber Inspirasi

Mengenai makna yang lebih luas dari upacara perpisahan tersebut, Shahryari menyatakan acara tersebut bukan sekadar peristiwa domestik, melainkan telah menjadi sebuah pesan global.

Seperti diberitakan, Ayatollah Khamenei dan sejumlah anggota keluarganya gugur syahid pada dini hari tanggal 28 Februari dalam serangan teroris gabungan oleh rezim Zionis dan Amerika Serikat.

Upacara perpisahan, prosesi pemakaman, dan penguburan Khamenei beserta anggota keluarganya telah dimulai pada Sabtu pagi dan akan berlangsung hingga 9 Juli. Prosesi pemakaman di Teheran dijadwalkan pada hari Senin, 6 Juli, diikuti dengan prosesi di Qom pada hari Selasa, 7 Juli.

Sementara itu, upacara perpisahan dan prosesi pemakaman di Najaf dan Karbala dijadwalkan pada hari Rabu, 8 Juli, sedangkan prosesi pemakaman di Mashhad serta penguburan di kompleks makam Imam Reza (AS) dijadwalkan pada hari Kamis, 9 Juli.

Shahryari menambahkan, liputan luas media internasional menunjukkan sosok pemimpin yang gugur sebagai syahid itu telah menjadi sumber inspirasi bagi umat Islam dan orang-orang yang berpemikiran bebas di seluruh dunia, melampaui segala batas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *