catrawarta.com — Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Wonosobo bersama Koperasi Peternak Sapi Sindoro Sumbing (KPS 3) setempat akan menggelar Kontes Sapi Nasional APPSI 2026, pada Sabtu (4/4) hingga Minggu (5/4/ 2026) mendatang di Taman Rekreasi Wonoland.
Ketua Panitia Kontes APPSI 2026, Feri Atanta, mengatakan event nasional pertama kali di Wonosobo tersebut mengusung tema “Nyong Nduwe Sapi Maer”. Para peserta berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Tidak hanya Jawa Tengah dan Wonosobo.
“Kontes sapi ini digelar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam pengadaan daging dan susu sapi, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi peternak,” katanya.
Feri menambahkan bahwa kontes ini menjadi bagian dari Jadwal Kontes APPSI Jawa Tengah Seri ke-3, yang digelar setelah Lebaran dan menjelang Idul Adha 1447 H. Selain Kontes APPSI, juga akan diselenggarakan kontes sapi untuk menyambut datangnya hari raya Idul Adha 1447 H.
“Kami berharap event ini membuka lembaran baru bagi dunia peternakan di Wonosobo dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Ini bukan sekadar kontes, tetapi ajang kebangkitan peternak,” katanya dalam konferensi pers, di Taman Rekreasi Wonoland Wonosobo, Minggu (8/2/2026).
Pihaknya menegaskan, daerah Wonosobo dinilai memiliki potensi besar sebagai sentra sapi nasional, bahkan tercatat memiliki sapi dengan bobot mencapai 1,3 ton, terbesar kedua di Indonesia.
“Kontes APPSI ini akan mempertandingkan 12 kelas, dengan target minimal 10 peserta di setiap kelas. Total hadiah mencapai Rp 232 juta, termasuk hadiah utama satu unit mobil Daihatsu Ayla. Ada juga hadiah khusus berupa sepeda motor listrik bagi pemecah rekor,” bebernya.
Kategori Peserta
Panitia juga berencana menggandeng MURI untuk pencatatan rekor tertentu. Adapun kategori dan biaya pendaftaran kontes sapi nasional ini meliputi : pedet/baby (400 kg), bakalan PO pendaftaran Rp 500 ribu, bakalan belgian, bakalan non PO, P1, P2, P3 pendaftaran Rp 1 juta.
Sedangkan PO extreme, belgian extreme, PO cross extreme pendaftaran Rp 1,5 juta. Adapun extreme Bebas pendaftaran Rp 2 juta dan sapi unik Rp 500 ribu. Pendaftaran dibuka mulai 8 Februari hingga 31 Maret 2026, atau hingga hari pelaksanaan kontes.
Sekretaris Panitia Kontes APPSI 2026 Ahmad Mundhofir menegaskan untuk menjaga kualitas dan kesehatan ternak, panitia menerapkan regulasi ketat sesuai standar APPSI nasional. Satu sapi hanya boleh mengikuti satu kelas, ada proses pemeriksaan kesehatan dan cedera bekerja sama dengan Dispaperkan Wonosobo.
“Kontes sapi adalah kontes paling sportif karena berbasis penimbangan. Hasil timbang akan langsung ditampilkan di layar LED, sehingga transparan. Lokasi Wonoland disiapkan dengan kapasitas hingga 300 ekor sapi, dilengkapi dua gedung utama dan paddock terbuka,” katanya.
Sapi ekstrem akan ditempatkan di gedung khusus demi keamanan dan kenyamanan. Selain kontes, event ini juga akan dimeriahkan dengan festival balon udara, yang untuk pertama kalinya digelar bersamaan dengan kontes sapi di Wonosobo.
Pendaftaran expo dibuka dengan biaya Rp300 ribu per peserta. Dia berharap peternakan sapi di Wonosobo ini banyak yang ikut kontes dan exspo sebagai upaya meningkatkan geliat peternak untuk mengembangkan sapinya.
“Melalui kontes ini, kami berharap dapat meningkatkan populasi sapi, menumbuhkan kelompok tani dan peternak milenial, memperkuat kerja sama antara peternak, pemerintah dan masyarakat. Sekaligus menjadikan Wonosobo sebagai daerah rujukan dunia peternakan sapi nasional,” pungkasnya.

Menyusun Ulang Relasi Kuasa Gajah dan Manusia 