Warta

3 WNI Jadi Korban Insiden Kapal di Laut Arab, KJRI Karachi Bergerak Cepat

catrawarta.com — Insiden ledakan kapal di Laut Arab mengakibatkan jatuhnya korban, termasuk 3 Anak Buah Kapal (ABK) dari Indonesia. Konsulat Jenderal Republik...

DIALOG: Perwakilan KJRI Karachi berdialog dengan ABK WNI.(Sumber: kemenlu)

catrawarta.comInsiden ledakan kapal di Laut Arab mengakibatkan jatuhnya korban, termasuk 3 Anak Buah Kapal (ABK) dari Indonesia. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Karachi bergerak cepat memberikan perlindungan kepada meraka.

Ketiga WNI tersebut berhasil selamat dari insiden yang menimpa kapal dagang MV Gold Autumn di perairan Laut Arab pada 7 April 2026.

KJRI Karachi dalam siaran persnya menyatakan langsung menjemput para korban setelah menerima laporan awal melalui kanal komunikasi resmi perwakilan RI. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama KBRI Islamabad dan otoritas setempat untuk memastikan keamanan para ABK.

Selain memberikan pendampingan kekonsuleran, tim KJRI juga memfasilitasi pengurusan dokumen perjalanan darurat bagi ketiga WNI tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh hak-hak mereka terpenuhi selama masa pemulihan pasca-insiden.

Kapal Kargo Panama

Kapal MV Gold Autumn sendiri merupakan kapal kargo berbendera Panama yang dioperasikan oleh perusahaan asal Tiongkok. Saat kejadian, kapal sedang menempuh perjalanan jauh dari Shanghai menuju Oman.

Insiden bermula saat kapal berada sekitar 200 mil laut atau 370 kilometer di lepas pantai Pakistan. Kerusakan signifikan terjadi pada badan kapal yang mengganggu seluruh sistem operasional di tengah laut.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan yang memicu kerusakan tersebut masih dalam tahap investigasi pihak berwenang. Beruntung, Angkatan Laut Pakistan bergerak cepat melaksanakan operasi penyelamatan kemanusiaan pada 8 April 2026.

Setelah dievakuasi, seluruh awak kapal termasuk tiga WNI mendapatkan pemeriksaan medis intensif dari militer Pakistan. Mereka akhirnya tiba dengan selamat di Pelabuhan Karachi pada 9 April 2026 siang waktu setempat.

Urus Proses Administrasi

Saat ini, pihak KJRI Karachi tengah mengurus proses administrasi dan teknis guna memfasilitasi kepulangan para ABK ke tanah air. Para WNI tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan cepat dan dukungan moral dari pemerintah Indonesia.

KJRI Karachi memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan menjalin hubungan erat dengan otoritas Pakistan. Fokus utama saat ini adalah menjamin proses pemulangan berjalan aman tanpa kendala.

Aksi tanggap darurat tersebut merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Luar Negeri RI dalam melindungi warga negaranya di manapun berada. Perlindungan WNI tetap menjadi prioritas utama bagi setiap perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *