catrawarta.com — PT Taman Wisata Candi (TWC) sebagai pengelola Candi Borobudur terus meningkatkan daya tarik agar kunjungan wisatawan di objek wisata ini semakin meningkat. Di even lebaran ini, TWC juga menyiapkan sejumlah inovasi hingga program baru untuk menarik dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang menghabiskan masa libur panjang ini.
Direktur Komersial PT TWC Gistang Richard Panutur di Magelang, mengatakan target kunjungan selama 10 hari masa libur panjang Lebaran 2026 sebanyak 83.000 wisatawan, dengan rata-rata kunjungan harian berkisar antara 7.000 hingga 8.500 orang per hari.
Oleh karena itu, dari sisi operasional, menurut dia, pengelola Candi Borobudur melakukan sejumlah inovasi, salah satunya melakukan penyesuaian jam layanan, di mana wisatawan yang ingin naik ke struktur candi sudah dapat masuk pada sesi pertama yakni pada pukul 08.00 WIB. Pada hari-hari biasa, sesi pertama dimulai pada pukul 08.30 WIB.
“TWC fokus meningkatkan layanan bagi kelompok prioritas seperti ibu hamil, penyandang disabilitas, lansia, serta pengunjung yang membawa bayi, guna memastikan kenyamanan selama berada di kawasan wisata candi,” ujar Gistang dalam keterangan persnya, Senin (23/3/2026).
Pasar Madhang Berisi Beragam Kuliner
Sedangkan untuk menambah daya tarik, pengelola menghadirkan berbagai program baru, salah satunya Pasar Medhang yang menghadirkan beragam kuliner lokal hasil kolaborasi dengan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) setempat. Wisatawan juga dapat menikmati hiburan tradisional yang digelar di kawasan candi maupun di Kampung Seni Borobudur.
Untuk mendukung mobilitas wisatawan, pengelola juga menggandeng mitra penyedia transportasi ramah lingkungan seperti penyewaan skuter dan sepeda, yang dapat digunakan oleh pengunjung berkeliling candi di luar zona inti.
Pada Minggu (22/3) atau H+1 Lebaran 2026, pengunjung Candi Borobudur mencapai 7.900 orang. Sedangkan, Senin atau H+2 Lebaran, pukul 13.00 WIB, sebanyak 7.500 wisatawan telah berkunjung ke candi yang dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 masehi tersebut.
Dari data yang TWC dapatkan, ia mengatakan tren kunjungan terus meningkat. Puncak kunjungan diprediksi terjadi pada periode 22 hingga 24 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur hari raya.

Jangan Panik, ESDM Jamin Stok BBM Cukup 