catrawarta.com — Tari Jaipong yang merupakan khas Sunda hingga kini masih lestari. Bahkan, peminat kesenian tradisional ini terus bertambah. Hal ini terlihat dalam kegiatan Pasanggiri Jaipong di Taman Budaya Bandung yang berlangsung hingga akhir pekan ini, yang merupakan ajang kompetisi atau festival tari Jaipongan.
Tarian tradisional Sunda ini hingga kini terus bertahan. Dalam ajang Pasanggiri tersebut, penari seperti diberikan keleluasaan untuk mengembangkan kreativitas.Dengan begitu, jaipong semakin energik, makin menunjukkan keindahan budaya Sunda melalui penampilan penari dari berbagai usia dan tingkatan.
Sampai saat ini Pasanggiri jaipong tetap menjadi agenda rutin kebudayaan yang bertujuan sebagai wadah eksplorasi, edukasi, dan apresiasi terhadap seni tari leluhur warisan budaya sunda.Kegiatan ini diikuti 350 penari dari berbagai sanggar seni di provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Penampilan setiap peserta bukan hanya mengundang decak kagum penonton yang hadir, namun juga membuat yang menyaksikan secara visual juga tertarik untuk mengoleksi.
Sejumlah foto yang mengabadikan para penari jaipong, memperlihatkan betapa tari tersebut makin berkelas dan penuh inovasi. Secara tren menunjukkan jaipong mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya sanggar-sanggar tari yang muncul dan tumbuh di sejumlah kabupaten/kota di Jabar.


Komdigi Hentikan Grok AI Sementara, Cegah Penyebaran Konten Pornografi Palsu 