catrawarta.com — Perayaan Cap Go Meh di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang, Selasa (3/3/2026) petang hingga malam, menyajikan 1.000 porsi lontong. Bersamaan dengan itu, pihak TITD Liong Hok Bio juga menyajikan menu bakmi goreng dan galantin.
Lontong Cap Go Meh adalah hidangan tradisional yang terdiri dari lontong, opor ayam, telur, sambal goreng kentang, sayur labu siam, serundeng, dan kerupuk emping. Hidangan ini memiliki rasa khas dan menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan.
Wakil Ketua Harian TITD Liong Hok Bio Kota Magelang Gunawan mengatakan, perayaan Cap Go Meh tahun ini dikemas lebih sederhana, namun nuansa Cap Go Mehnya tetap kental. “Karena itu sangat identik, sehingga menjadi favorit, Cap Go Meh dengan lontongnya, tak bisa ditinggalkan,” katanya.
Lontong dibuat dari bahan beras yang dimasukkan ke dalam daun pisang, menandakan kerukunan. Bakmi goreng simbol dari usia yang panjang, juga rezeki yang melimpah. Sedangkan, Galantin merupakan simbol dari kemakmuran.
Perayaan Cap Go Meh di Magelang biasanya diisi kegiatan keagamaan, pertunjukan barongsai, dan festival lampion. Namun, tahun ini bertepatan dengan Bulan Ramadhan, sehingga Kirab Budaya ditiadakan.
Ketua Yayasan Tri Bhakti Agus Setyawan berharap, sepanjang Tahun Kuda Api yang baru ini semua dihujani kebahagiaan, rezeki yang berlimpah, serta kemakmuran. “Semoga kedamaian dan kesejahteraan senantiasa meliputi kita semua,” katanya.

Kedubes RI Siapkan Evakuasi Bertahap WNI dari Iran Menuju Azerbaijan 