catrawarta.com — Kehadiran tiga ekor monyet ekor panjang yang terlepas dan berkeliaran bebas di lingkungan SMP Negeri 1 Sleman belakangan jadi sorotan. Tiga satwa tersebut merupakan bagian dari total 10 ekor monyet milik tempat wisata Ibarbo Park Yogya yang diketahui terlepas dari kandang penampungannya.
Meskipun sebanyak tujuh ekor di antaranya berhasil diamankan, proses evakuasi tiga monyet tersisa yang kini berlokasi di sekitar area sekolah masih terus diupayakan hingga akhir pekan ini. General Manager Ibarbo, Park Ajris Sufata menuturkan tiga ekor monyet yang terpantau di lingkungan sekolah tersebut merupakan peliharaan dari kebun binatang mini tempat wisata itu.
“Sebagian monyet yang sebelumnya lepas memang sudah tertangkap dan diberikan ke komunitas. Nah, yang tiga ekor ini masih kami cari, posisinya ada di SMP 1,” kata Ajris, Minggu, 26 Juli 2026.
Hingga Sabtu, 25 Juli 2026, tiga ekor monyet ekor panjang tersebut masih belum berhasil ditangkap untuk dikandangkan kembali. Dari hasil pemantauan tim Ibarbo Park, kawanan satwa itu selalu kembali ke area Ibarbo Park setiap sore hari.
Langkah penanganan hati-hati terus ditempuh bersama tim internal, komunitas, dan BKSDA demi menjamin keselamatan masyarakat sekitar serta satwa itu sendiri.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama proses evakuasi berlangsung, manajemen Ibarbo Park mengimbau warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan tidak bertindak ceroboh.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati, memberi makan, atau berupaya menangkap satwa tersebut secara mandiri, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan,” kata Ajris.
Ia menuturkan, lepasnya monyet monyet itu diduga terjadi pasca satwa itu dipindahkan kandangnya medio November 2025 silam.
Pemindahan monyet dari kandang asli ke kandang portabel kecil saat itu dilakukan karena adanya keluhan pengunjung terkait bau yang ditimbulkan. Namun, akibat kondisi kandang baru yang kurang memadai di dekat lokasi SMP Negeri 1 Sleman, kawanan monyet tersebut berhasil meloloskan diri.
Untuk mengatasi sisa tiga monyet yang kabur tersebut, pihak Ibarbo Park meminjam kandang jebakan milik komunitas serta berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA untuk menentukan titik pemasangan perangkap.
Petugas Keamanan SMP Negeri 1 Sleman, Ahmad Fauzan mengungkapkan kawanan monyet tersebut pekan lalu mendadak muncul di area sekolah padahal tidak terlihat saat patroli malam sebelumnya. Kehadiran tiga ekor monyet tidak hanya bermain di pohon tetapi juga lalu-lalang di selasar kelas sehingga mengganggu konsentrasi belajar.
“Kalau guru bilangnya, agak mengganggu. Karena di saat monyet itu lewat di selasar kelas, otomatis perhatian anak langsung ke situ,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah segera melacak asal-usul kawanan satwa itu dan mengonfirmasinya ke pihak tempat wisata Ibarbo Park yang lokasinya berdekatan dengan sekolah.
Fauzan menjelaskan bahwa dari informasi yang diterimanya, sebanyak 10 ekor monyet lepas dari tempat penampungan.
“Infonya memang dari Ibarbo. Lepas 10 ekor, tapi sudah ketangkap tujuh, jadi masih ada tiga yang berkeliaran di sekolahan ini,” kata Fauzan.

Dokter Internship RS Sentra Medika dr. Siti Zahra Maghfira Meninggal Dunia 