Warta

UGM Tutup Celah Joki, Sistem UTBK Diperketat Total

catrawarta.com — Universitas Gadjah Mada menegaskan komitmennya menjaga integritas seleksi nasional dengan memperketat pengawasan pelaksanaan UTBK SNBT 2026. Melalui monitoring dan evaluasi...

Two instructors walk through a computer lab as students work at desks with an einstein quote on the wall life is like riding a bicycle
Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Ph.D., melakukan inspeksi pengawasan pelaksanaan UTBK di Kampus UGM yang berlangsung 21 - 25 April 2026. Foto: Humas UGM.

catrawarta.comUniversitas Gadjah Mada menegaskan komitmennya menjaga integritas seleksi nasional dengan memperketat pengawasan pelaksanaan UTBK SNBT 2026. Melalui monitoring dan evaluasi langsung di berbagai lokasi ujian, kampus ini memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar, sekaligus menutup celah kecurangan yang kian kompleks di era digital.

Sebanyak 15.502 peserta mengikuti UTBK di UGM yang digelar pada 21–25 dan 27 April 2026. Ujian berlangsung dalam dua sesi per hari dengan dukungan 14 lokasi dan 44 ruang ujian. Tingkat kehadiran yang mencapai 97,97 persen mencerminkan kelancaran pelaksanaan, ditopang kesiapan sarana, sistem, serta pengawasan yang semakin ketat.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Ph.D., menegaskan bahwa peningkatan kualitas pengawasan menjadi respons atas berkembangnya modus kecurangan, termasuk praktik perjokian. Pemeriksaan berlapis sebelum ujian hingga pengendalian barang bawaan peserta menjadi bagian dari strategi preventif yang diperkuat tahun ini. Ia menilai, perbaikan berkelanjutan dari tahun ke tahun mulai menunjukkan hasil yang signifikan.

Senada, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA, menegaskan bahwa daya tampung jalur SNBT di UGM tetap stabil di angka sekitar 2.800 kursi atau 30 persen dari total penerimaan. Ia meluruskan informasi yang menyesatkan terkait isu kenaikan kuota besar-besaran, sekaligus menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama pendidikan.

Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D., menambahkan bahwa keandalan sistem menjadi kunci utama. Stabilitas server, kekuatan jaringan, serta pembaruan sistem keamanan dirancang untuk meminimalkan celah kecurangan. Mekanisme cadangan juga disiapkan guna memastikan ujian tetap berjalan tanpa gangguan teknis.

Tak hanya soal pengawasan, UGM juga menegaskan komitmen inklusivitas. Peserta disabilitas difasilitasi sesuai kebutuhan, mulai dari disabilitas tuli hingga fisik, agar seluruh peserta memiliki kesempatan yang setara dalam mengikuti seleksi.

Dengan pengawasan yang diperketat, sistem yang diperkuat, serta komitmen pada kejujuran, pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di UGM tidak sekadar menjadi proses seleksi, tetapi juga cermin upaya menjaga kredibilitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *