Warta

Taufik Hidayat DPO, Penemu Dapat Hadiah Rp 250 Juta

catrawarta.com — Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) ikut geram melihat penyekapan dan penyiksaan yang menimpa seorang perempuan, YTR (29). Agar...

Man in white shirt and headband speaks into a microphone raising one finger in a gesture of emphasis in a formal setting
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Sumber: instagram dedimulyadi71)

catrawarta.comGubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) ikut geram melihat penyekapan dan penyiksaan yang menimpa seorang perempuan, YTR (29). Agar pelaku cepat tertangkap, ia sampai mengumumkan sayembara bagi yang bisa menangkap pelaku dalam waktu cepat bakal memperoleh hadiah Rp 250 juta.

”Pada seluruh warga Jabar dan seluruh Indonesia, saya menyampaikan ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya dicacatkan kedua matanya hingga tidak melihat lagi dan bibirnya mungkin digunting sampai saya tidak tega melihatnya,” papar Dedi dalam akun resminya, dedimulyadi71.

Ia juga mengatakan seluruh tubuhnya melepuh dan rusak. Ia menyatakan sangat marah dengan laki-laki Bernama Taufik Hidayat yang sekarang jadi buronan. Dedi meyakini bahwa Tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya.

Dalam pernyatannya, ia juga memberi ruang bagi warga di manapun berada untuk berpartisipasi mencari. Siapapun yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada apparat mengenai keberadaannya, ia akan memberi hadiah Rp 250 juta.

”Hadiah sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan ditangkap. Untuk itu saya ucapkan terima kasih pada jajaran Polda Jabar mari kita bersama terus menangkap saudara Taufik Hidayat si biadab ini dan pada seluruh warga mari kita sama-sama mencarinya,” tandas Dedi.

Korban Mulai Bicara

Korban kekerasan pelaku Taufik Hidayat ternyata tidak hanya seorang. Ada beberapa orang yang sudah mulai bicara bahkan ada yang lapor polisi tahun 2024 lalu. Namun, dua tahun setelah laporan, pelaku belum juga tertangkap.

Pelaku dilaporkan atas dugaan kekerasan seksual, pengancaman dan pemerkosaan. Korban melaporkan pula, pelaku membawa pistol dan diperlihatkan untuk menakut-nakuti. Tidak jelas pistol milik pelaku tersebut asli atau hanya mainan.

Korban lain menceritakan, pernah bertemu dan diajak jalan oleh pelaku. Tetapi pelaku memperlihatkan gelagat kasar dan menakutkan sehingga korban minta turun. Beruntung korban bisa turun dan melarikan diri, dengan begitu terlepas dari ancaman penyiksaan.

Ada pula yang menceritakan pada tahun 2025 berkenalan dan nyaris menjadi korban. Pelaku menurut calon korban, bertemperamental tinggi, suka marah-marah dan mengancam. Tahun itu berarti pelaku sudah menyekap dan menyiksa korban YTR.

Belum lama, pelaku mengancam penjaga kos tempat YTR ditemukan. Pelaku menuduh penjaga kos yang membocorkan dan memfitnah telah melakukan penyiksaan. Kini, polisi sedang memburu pelaku yang sempat nyaris tertangkap tetapi bisa lolos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *