Warta

Ronaldo Menangis, Spanyol Kandangkan Portugal

Langkah Portugal terhenti di Piala Dunia 2026 setelah ditekuk Spanyol.

Portuguese footballer wearing red jersey with number 7 on a football pitch crowd in the stands behind him
LESU: Pemain Portugal Cristiano Ronaldo tertunduk lesu usai timnyaa kalah dari Spanyol.(Sumber: FIFA/Getty Images/espn.com)

catrawarta.comBintang Portugal yang kini bermain di Al-Nassr, Arab Saudi, Cristiano Ronaldo menangis untuk kedua kalinya. Pada Piala Dunia 2022, ia mengusap air mata setelah menelan kekalahan dari Maroko pada babak semifinal. Kini pada Piala Dunia FIFA World Cup 2026, kembali menangis karena harus pulang usai mengakhiri laga juga dengan kekalahan.

Ia dan rekan-rekannya terpaksa meninggalkan Piala Dunia setelah kalah dramatis 0-1 dari Spanyol yang menjebol gawang Diogo Costa pada menit ke-91 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat. Menyakitkan! Tetapi itulah sepakbola, banyak keberuntungan pada menit-menit, bahkan detik-detik akhir pertandingan.

Bukan saja keberuntungan, tetapi juga kematangan sebuah tim Spanyol telah membuktikannya, seperti juga Belgia, Argentina dan tim-tim lain yang telah masuk ke putaran 8 besar. Mereka tersaring sejak laga awal hingga menjelang final untuk menentukan sang jawara sejagad raya.

Laman espn.com dan cbssport.com melaporkan tim Portugal harus menelan pil pahit ketika pemain pengganti Spanyol, Mikel Merino melesatkan tembakan ke gawang Costa dan gol. Poin yang tercipta pada menit ke-91 terasa sangat menyakitkan karena dengan begitu Ronaldo dan seluruh tim harus hengkang dari Piala Dunia.

Kejelian Pelatih Spanyol

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, tampak jeli dengan memasukkan Ferran Torres dan Merino sebagai pemain pengganti di babak kedua. Keputusan tersebut membuahkan hasil, Torres mengirimkan bola cepat ke dalam kotak penalti yang kemudian diselesaikan dengan apik oleh Merino melalui tembakan ke tiang dekat untuk memastikan kemenangan. Tak sia-sia pelatih memasukkan keduanya untuk berduet.

Kekalahan Portugal kemungkinan besar menandai akhir karier Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, mengingat usianya saat ini sudah menginjak 41. Ia juga sempat menyatakan sebelum pertandingan bahwa ini akan menjadi pertandingan terakhirnya di FIFA World Cup.

Empat tahun mendatang, Piala Dunia bakal berlangsung di Portugal, Spanyol, dan Maroko. Saat itu usianya menginjak 45 tahun. Kalau saja ia masih akan main, bisa jadi menyamai penjaga gawang nasional Mesir saat bermain di Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia yakni Essam El-Hadary. Usianya telah 45 tahun ketika berlaga membela negaranya.

Usia tak bisa bohong, begitu kata orang. Memang, pemain berumur seperti Lionel Messi dari Argentina dan Cristiano Ronaldo tak lagi seperti dulu. Keduanya tak secepat dan selincah satu dekade lalu. Lain halnya dengan penjaga gawang yang tidak memerlukan banyak bergerak, stamina bisa terjaga di bawah mistar seperti kiper Cabo Verde, Vozinha yang telah memasuki 40 tahun.

Akankah, Ronaldo, Messi, Vozinha, dan mereka yang pada Piala Dunia 2030 sudah lebih kepala 4 akan Kembali berlaga? Tunggu saja empat tahun lagi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *