Warta

Riset FKUI Ungkap Rahasia Umur Panjang Lansia Indonesia

Apa yang membuat seseorang tetap sehat, aktif, dan mandiri hingga berusia lebih dari 100 tahun?

Apa yang membuat seseorang tetap sehat aktif dan mandiri hingga berusia lebih dari 100 tahun
Kelompok lanjut usia aktif berolahraga. (dok Dinas Kesehatan Provinsi Aceh)

catrawarta.comApa yang membuat seseorang tetap sehat, aktif, dan mandiri hingga berusia lebih dari 100 tahun?

Jawabannya coba diungkap melalui penelitian “Longevity in Indonesian Population yang dilakukan oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) bersama Kementerian Kesehatan RI dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa para lansia berusia di atas 100 tahun di Pulau Gili Iyang, Madura, Jawa Timur, dan Kampung Miduana, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memiliki empat kunci utama yang membuat mereka tetap bugar hingga usia sangat lanjut, yakni gaya hidup aktif, lingkungan yang mendukung, pola makan sehat, serta kondisi sosial-ekonomi yang baik.

Temuan tersebut dipaparkan dalam kegiatan diseminasi hasil penelitian yang diselenggarakan di IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Tetap Aktif di Usia Senja

Meski berada di lingkungan yang berbeda, para lansia di kedua wilayah memiliki kesamaan, yakni tetap aktif menjalani aktivitas sehari-hari. Penduduk Gili Iyang hidup di kawasan pesisir, sedangkan masyarakat Miduana tinggal di daerah pegunungan yang berhawa sejuk. 

Namun, para lansia di kedua daerah tersebut tetap melakukan aktivitas fisik secara rutin, mulai dari bertani, berkebun, mengurus rumah, hingga terlibat dalam kegiatan sosial di lingkungan mereka. Aktivitas tersebut membuat mereka tetap mandiri dan produktif meski telah berusia lebih dari satu abad.

Mengandalkan Makanan Alami

Penelitian juga menemukan bahwa pola makan menjadi salah satu faktor penting yang mendukung umur panjang.

Three smiling seniors sitting together outdoors in a sunny park
Indonesia memsuki  era masyarakat menua (aging population). (dok Kementerian Kesehatan)

Para lansia mengonsumsi makanan yang berasal dari bahan pangan lokal, segar, dan minim proses pengolahan. Sayuran, sumber protein alami, serta makanan tradisional menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari, sementara asupan gula relatif rendah.

Meskipun secara umum konsumsi protein pada lansia di Indonesia masih tergolong rendah, kelompok lansia berusia panjang di kedua wilayah tersebut tetap memperoleh nutrisi yang cukup dari bahan pangan lokal yang kaya zat gizi.

Peneliti juga menemukan bahwa para lansia memiliki kondisi kesehatan yang baik. Mereka menunjukkan fungsi kognitif yang tetap terjaga serta mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri bahkan setelah berusia lebih dari 90 tahun.

Ketahanan terhadap berbagai penyakit yang umum dialami pada usia lanjut juga menjadi salah satu karakteristik kelompok ini. Selain faktor biologis, hubungan sosial yang erat menjadi penopang penting bagi kualitas hidup para lansia.

Ikatan keluarga yang kuat, keterlibatan dalam kegiatan masyarakat, serta minimnya rasa kesepian membuat mereka tetap memiliki semangat hidup dan kesehatan mental yang baik.

Menyongsong Indonesia Menua

Penelitian ini dinilai penting karena Indonesia sedang memasuki era masyarakat menua (aging population). Diperkirakan pada 2045 jumlah penduduk lanjut usia akan mencapai sekitar 50 juta jiwa atau hampir 20 persen dari total populasi.

Karena itu, temuan mengenai empat pilar umur panjang aktivitas fisik yang konsisten, lingkungan yang sehat, pola makan bergizi, dan dukungan sosial yang kuat diharapkan dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan kesehatan lansia di Indonesia.

Penelitian Longevity in Indonesian Population merupakan kolaborasi antara ERIA, Kementerian Kesehatan RI, dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia untuk mengkaji pola hidup, pola makan, serta lingkungan masyarakat berusia lebih dari 100 tahun yang masih aktif menjalani kehidupan sehari-hari di Gili Iyang dan Miduana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *