Warta

Muscab Bersama DPC PPP di Dapil VI, Ketua DPW PPP Jateng Siap Kembalikan Kursi di DPR RI

catrawarta.com — Ketua DPW PPP Jawa Tengah Suyono meminta semua jajaran pengurus dan kader partai untuk selalu menjaga soliditas, kualitas dan kuantitas...

Man in a bright green suit being interviewed by reporters wearing sunglasses flanked by two men in green uniforms at a ceremony
Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Suyono, SIP MSi saat hadir di Muscab PPP Dapil VI di PP Al Asy'ariyyah Kalibeber Mojotengah Wonosobo. Foto : Muharno Zarka

catrawarta.comKetua DPW PPP Jawa Tengah Suyono meminta semua jajaran pengurus dan kader partai untuk selalu menjaga soliditas, kualitas dan kuantitas partai dalam menghadapi Pemilu 2029.

“Di Pemilu 2024 lalu, PPP sempat kehilangan kursi di DPR RI. Kursi yang hilang tersebut harus diraih lagi di Pemilu 2029 nanti. Maka semua pengurus dan kader harus solid dan berkualitas,” tegasnya. 

Penegasan tersebut disampaikan Suyono yang juga Wakil Bupati Batang itu, saat membuka acara Musyawarah Cabang (Muscab) Bersama PPP Dapil VI Jateng di GOR SMA Takhassus Kalibeber Mojotengah Wonosobo, Minggu (3/5/2026). 

Muscab bersama tersebut diikuti 5 DPC PPP di eks Karesidenan Kedu. Yakni DPC PPP Kabupaten Wonosobo, DPC PPP Kabupaten Temanggung, DPC PPP Kota Magelang, DPC PPP Kabupaten Magelang dan DPC PPP Kabupaten Purworejo. 

Menurut Suyono, soliditas yang dimaksud, yakni setiap pengurus dan kader tidak berfikir individual, tapi bekerja untuk partai. Kader partai juga harus berkualitas dengan menambah knowledge (pengetahuan) dan membangun networking (jaringan) yang lain. 

“Tidak usah berfikir tentang konflik. Karena yang konflik itu orangnya bukan partai.  Yang penting kader harus simpantik. Sapa masyarakat, ngobrol dan nongkrong bersama anak muda. Cerita hal-hal positif tentang PPP,” cetusnya. 

Ketua DPW PPP Jateng tersebut saat ini tengah melakukan upaya transformasi. Kepengurusan PPP ke depan akan diisi oleh anak-anak muda tanpa meninggalkan kasepuhan atau kader-kader senior PPP. 

Basis Pesantren

“Yang muda yang memimpin dan bergerak sedang yang tua (kasepuhan) memberi nasehat. Kolaborasi lintas generasi ini, saya yakin yang bisa membawa PPP kembali bangkit. Agenda Muscab lima tahunan bisa dijadikan sebagai media evaluasi, introspeksi dan refleksi,” tandasnya. 

Menurutnya, politik itu bukan jual baju partai tapi program. Maka wakil rakyat dari PPP harus punya kinerja baik. Jika kinerja kader di legislatif maupun di eksekutif baik, kepercayaan masyarakat tumbuh dan PPP akan kembali masuk senayan.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Wonosobo KH Khairullah Al-Mujtaba (Gus Itab) menambahkan, Muscab PPP merupakan forum permusyawatan tertinggi di tingkat Cabang atau Kabupaten/Kota, sebagaimana diamanatkan dalam AD/ART PPP. 

“Muscab PPP sendiri punya peran strategis sebagai ajang pelaksanaan evaluasi program kerja sebelumnya. Menyusun program kerja dan arah kebijakan partai lima tahun mendatang. Penyusunan kepengurusan DPC PPP di Dapil VI Jawa Tengah,” terangnya. 

Dikatakan Gus Itab, dalam Muscab PPP yang digelar secara bersama tersebut, akan dipilih 7 tim formatur untuk menyusun kepengurusan DPC PPP. Formatur terdiri dari unsur DPP PPP, DPW PPP, DPC PPP dan 4 perwakilan PAC PPP yang dipilih peserta Muscab PPP. 

“PPP ini punya basis pesantren dan santri. Maka Muscab PPP di Kedu Raya ini digelar di komplek PP Al-Asy’ariyah Kalibeber Mojotengah Wonosobo. Kami ingin mengembalikan basis awal PPP, yakni pesantren dan menyasar kalangan santri,” ungkapnya. 

Gus Itab berharap kepengurusan DPC PPP yang baru di Dapil VI Jateng merupaka kader terbaik. Memiliki integritas, kapasitas dan dedikasi yang tinggi untuk membesarkan PPP. Pengurus baru bisa mengemban amanah rakyat di daerah masing-masing. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *