catrawarta.com — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengirim surat ke seluruh satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Isinya, mengingatkan agar semua satuan pendidikan pada 2 Mei 2026 menggelar upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti dalam Surat Edarannya menjelaskan, mengimbau satuan pendidikan untuk dapat menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan berpedoman pada ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia juga minta satuan pendidikan agar dapat menyelenggarakan aktivitas/kegiatan termasuk upacara bendera secara efektif selaras dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), budaya hidup sederhana, dan hemat energi.
Suharti menyatakan, satuan pendidikan melaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional secara aman, tertib, dan bertanggung jawab dengan mempertimbangkan kondisi serta keamanan wilayah.
Identifikasi Potensi Risiko
”Lakukan pemetaan dan identifikasi potensi risiko di lingkungan satuan pendidikan guna mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan kegiatan,” jelasnya dalam Surat Edaran.
Kementerian mendorong partisipasi aktif seluruh warga satuan pendidikan dalam kegiatan Hari Pendidikan
Nasional. Mereka harus mengutamakan keamanan dan kenyamanan pendidik, tenaga kependidikan, serta murid dengan memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan satuan pendidikan di bawah
pengawasan pihak satuan pendidikan.
Di samping itu, Kementerian mengimbau pendidik, tenaga kependidikan, serta murid untuk mengikuti upacara bendera dan berfokus pada kegiatan yang bermanfaat serta mendukung pengembangan potensi diri secara positif dan konstruktif.
Pendidikan Instrumen Utama
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menjelaskan dalam pendoman peringatan Hari Pendidikan Nasional bahwa salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan tujuan pendidikan yakni dengan menetapkan pelaksanaan upacara bendera.
Kegiatan tersebut bertujuan agar seluruh insan pendidikan mengingat kembali filosofi perjuangan Ki Hadjar Dewantara sekaligus meneguhkan peran pendidikan sebagai instrumen utama dalam mencetak generasi Indonesia yang maju, tangguh, dan berkontribusi bagi pembangunan nasional.
Ia menjelaskan secara rinci, tujuan memperingati Hari Pendidikan Nasional adalah memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa.
”Mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidalam meletakkan dasar dan arah pendidikan
bangsa, meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan insan pendidikan,” tandas Menteri seperti tertera dalam pedoman peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Kehadiran Presiden di Perayaan ‘May Day’, Potensial Perbaiki Nasib Buruh? 