Warta

Anggota DPD RI Arya Wedakarna Siap Jamin Biaya Sekolah Putri Korban Amuk Massa di Bali

Arya Wedakarna memastikan jaminan biaya pendidikan bagi putri korban pengeroyokan massa di Bali. Dia menjamin sang putri bisa sampai sarjana.

Anggota dpd ri arya wedakarna
Anggota DPD RI Arya Wedakarna.

catrawarta.comInsiden pengeroyokan terhadap terduga pencurian ayam di Bali mendapat perhatian khusus dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK). Tragisnya, meregangnya nyawa sang korban menyisakan duka mendalam bagi sang putri hingga videonya meluas di media sosial.

Menanggapi hal ini, Arya meminta agar tindakan ini segera diusut. Sebab, pengeroyokan atau main hakim sendiri terhadap terduga pencurian ayam bukan suatu hal yang bisa dibenarkan.

“Kami dari DPD RI Komite I bidang hukum menyampaikan duka cita terkait dengan tewasnya seorang warga yang diduga dituduh mencuri ayam di Baturiti, Tabanan. Kami tidak mentoleransi apapun bentuk dari intimidasi maupun kekerasan di luar peraturan perundangan dan melanggar hukum,” terang Arya, dikutip dari keterangan akun Instagram pribadinya, dikutip Minggu (26/7).

Dia mendesak agar seluruh pihak yang terlibat diproses hukum. Kepada keluarga korban, Arya juga menyampaikan duka cita yang mendalam.

“Kami meminta kepada Polisi untuk mengusut tuntas bahwa tindakan untuk main hakim sendiri, menewaskan dan membunuh orang, kalau pun itu orang pencuri, itu tetap tidak diizinkan oleh undang-undang. Proses hukum segera dan berikan keadilan kepada keluarga korban,” sambung Arya.

Close up of a man speaking to the camera with a hindu statue in the background and an indonesian caption about covering school expenses
Arya ketika memberi tanggapan soal insiden berdarah yang menewaskan terduga pencurian ayam di Bali. (dok. Instagram @aryawedakarna).

Dia mengaku bakal mengawal secara intesif terhadap proses hukum para pelaku pengeroyokan. Arya juga menambahkan, biaya pendidikan putri korban bakal menjadi tanggung jawabnya hingga tingkat perguruan tinggi nanti.

“Saya akan pastikan pelaku (pengeroyokan)itu akan busuk dipenjara. Kita akan gunakan pasal berlapis. Kepada adik, keluarga nanti aji akan tanggung biaya sekolah sampai sarjana. Sabar ya,” tandas Arya.  

Maling Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali

Sebelumnya, sebuah aksi pengeroyokan tragis yang merenggut nyawa seorang pria berinisial KD mendadak viral dan memicu sorotan di media sosial, Minggu, 26 Juli 2026.

Peristiwa tersebut terjadi usai KD diduga nekat melakukan aksi maling ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Nahas, aksi KD berujung tragis pada tindakan warga yang main hakim sendiri. Dia diamuk massa pada Jumat (24/7) dini hari. Awalnya, KD tertangkap basah tatkala berniat mencuri ayam aduan milik warga bernama I Wayan Adi Suteja yang berusia 31 tahun. Warga sekitar yang menyadari aksi tersebut langsung emosi dan mengejar terduga pelaku bersama-sama.

Tidak berhenti pada pengeroyokan, warga yang kian tak terkendali juga membakar sepeda motor KD hingga hangus. Selain itu, beredar pula video lain yang memperlihatkan kondisi KD yang sudah tak berdaya justru ramai-ramai diseret oleh warga di jalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *