Catra Wisata

Dinpar DIY Gelar Bimtek V, Pengelola Desa Wisata Antusias

catrawarta.com — Strategi pengelolaan desa wisata berkelanjutan terbagi menjadi tiga bagian, yakni; konsep keberlanjutan, konsep berketahanan, dan simulasi implementasi indikator pengukuran desa/kampung...

Pemaparan Dr Ani Wijayanti saat Bimtek Angkatan V (Dok. Catrawarta)

catrawarta.comStrategi pengelolaan desa wisata berkelanjutan terbagi menjadi tiga bagian, yakni; konsep keberlanjutan, konsep berketahanan, dan simulasi implementasi indikator pengukuran desa/kampung wisata berdasar Pergub DIY No. 40/2020 tentang Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Desa/Kampung Wisata.

Demikian disampaikan akademisi Dr Ani Wijayanti MM saat menjadi narasumber Bimbingan Teknis Angkatan V di Aula Dinas Pariwisata Bantul, Jumat (20/2/2026).

Lebih jauh disampaikan simulasi indikator bertujuan untuk mendorong pengelola desa/kampung wisata melakukan self asessmen. “Dari situ kita bisa menilai kondisi eksisting sebagai referensi upaya peningkatan strategis yang harus dilakukan”, tandasnya.

Pertumbuhan desa/kampung wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan yang relatif signifikan. Berdasar data tahun 2026, Dinas Pariwisata DIY  memiliki 275 Desa/Kampung Wisata, mencakup 123 rintisan, 93 berkembang, 46 maju, dan 13 mandiri. Dari data tersebut terlihat jumlah desa wisata rintisan masih mendominasi, sebesar 44,73%. 

Bimbingan Teknis (Bimtek) digelar Dinas Pariwisata DIY untuk meningkatkan kualitas pengelolaan desa/kampung wisata sebanyak 5 angkatan. 

Sebelumnya, Karman AMd dari Bidang Sumberdaya Pariwisata dan Ekonomoni Kreatif Dinas Pariwisata Bantul menyampaikan pentingnya agenda Bimtek sebagai wadah diskusi antara pengelola dengan stakeholder terkait untuk meningkatkan kualitas pengeloalan desa wisata, 

Sedangkan Siti Inganati SS MM, selaku Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dinpar DIY, menyampaikan, “Bimtek diselenggarakan sebagai salah satu Langkah strategis mendorong peningkatan pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan”, jelasnya sekaligus membuka Bimtek.

Narasumber lainnya dari unsur Forkom diwakili oleh Tri Harjono, selaku pengelola desa wisata Bleberan. Beliau menyampaikan materi yang menitikberatkan pada strategi mewujudkan kelembagaan yang sehat sebagai pondasi kuat dalam pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan. Sedangkan unsur DPRD, diwakili Andriana Wulandari SE, selaku Ketua Komisi B yang menyampaikan topik berkaitan peran dan dukungan DPRD DIY terhadap kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pariwisata.

Bimtek angkatan ke-5 yang dilaksanakan Jumat 20 Februari 2026 di Aula Dinas Pariwisata Bantul diikuti oleh puluhan pengelola desa wisata, pengelola homestay, pelaku UMKM, forkom desa/kampung wisata, dan dinas pariwisata. 

Peserta Bimtek Angkatan V (Dok. Catrawarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *