catrawarta.com — Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mempertegas komitmennya dalam memperkuat ekosistem literasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan resmi 3.346 eksemplar buku hasil iuran program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Rabu (25/2/2025).
Penyerahan koleksi buku dilaksanakan di Kantor DPAD DIY dan diterima langsung jajaran pimpinan instansi tersebut.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMBY, Nanang Khuzaini MPd, didampingi Koordinator KKN-PPM, Valentina Dyah Arum Sari MHum, menyampaikan, ribuan buku tersebut merupakan karya intelektual mahasiswa yang merangkum berbagai inovasi, solusi atas permasalahan desa serta dokumentasi kegiatan pengabdian masyarakat sejak 2019 hingga 2025.
“Ribuan buku ini merupakan bukti bahwa pemikiran mahasiswa tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga berdampak langsung di lapangan,” ujar Nanang.
Literatur Aplikatif
Ia menegaskan, pihak kampus tidak menginginkan hasil pemikiran mahasiswa hanya menjadi arsip internal semata. Melalui DPAD DIY, karya-karya tersebut diharapkan menjadi literatur aplikatif yang dapat diakses masyarakat luas.
“Melalui DPAD DIY, kami berharap buku-buku ini menjadi literatur yang menginspirasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPAD DIY, Ir Syam Arjayanti MPA, mengapresiasi kontribusi UMBY yang dinilai signifikan dalam mendukung peningkatan indeks literasi di Yogyakarta.
“Tambahan lebih dari 3.000 buku ini sangat memperkaya koleksi kami. Ini merupakan sinergi positif antara akademisi dan pemerintah daerah dalam menyediakan bahan bacaan berkualitas berbasis potensi lokal,” tuturnya.
Dengan hibah tersebut, diharapkan akses masyarakat terhadap literatur berbasis hasil pengabdian dan riset terapan semakin terbuka, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan.

Perdagangan Bayi di Media Sosial: Tujuh Diselamatkan, 12 Tersangka Ditangkap 