Catra Budaya

MTN, Ikhtiar Membawa Budaya ke Kancah Global

catrawarta.com — Proyeksi generasi emas 2045 menjadi penggerak utama Indonesia menuju kemajuan, termasuk pula di bidang manajemen talenta nasional (MTN) seni dan...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri acara MTN

catrawarta.comProyeksi generasi emas 2045 menjadi penggerak utama Indonesia menuju kemajuan, termasuk pula di bidang manajemen talenta nasional (MTN) seni dan budaya. Untuk keperluan ini  Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon berharap Indonesia di masa mendatang mampu memunculkan talenta-talenta berbakat di industri kesenian dan budaya.

“Manajemen Talenta Nasional (MTN) seni budaya merupakan pondasi penting dalam menciptakan generasi emas di 2045 bagi Indonesia.  Dan yang kita harapkan memang negara kita maju bukan hanya secara ekonomi, tetapi menjadi bangsa dan negara yang percaya diri pada identitas dan kebudayaannya sendiri,” kata Fadli Zon di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

MTN Seni Budaya merupakan program prioritas nasional yang bertujuan menjaring, mengembangkan, serta mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara terstruktur dan berkelanjutan yang sudah hadir di 58 kota dan kabupaten.

Menurut dia, dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 280 juta jiwa, bukan perkara  mudah untuk memunculkan talenta-talenta berbakat di industri kesenian dan  budaya. Ia menuturkan, program ini merupakan ikhtiar untuk memunculkan nama-nama baru yang dapat membawa budaya Indonesia ke kancah global. Dengan demikian, bangsa luar menjadi lebih mengerti bagaimana budaya Indonesia yang sangat beragam.

“Ketika talenta MTN tampil di berbagai panggung dunia, sesungguhnya mereka sedang menyampaikan satu pesan, Indonesia adalah bangsa yang beradab, kreatif, relevan bagi masa depan global,” ungkap  Fadli Zon.

Pemerintah Hadir

Program ini dihadirkan bukan semata-mata Indonesia kekurangan talenta berbakat di bidang seni dan budaya, melainkan untuk menjawab banyaknya generasi muda yang berprestasi di bidang tersebut.

Hanya saja, banyak dari mereka yang belum tahu kemana mereka harus pergi dan kepada siapa mereka harus dituntun. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk membuka gerbang keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia di manapun mereka berada.

“ini bukan kekurangan talenta, melainkan bagaimana memperluas jangkauan akses, membina lintasan, membuka lintasan yang adil, dan juga memastikan, setiap talenta dari Sorong hingga Flores, dan juga dari Banggai hingga Balige, dari Sabang sampai Merauke memiliki kesempatan yang setara untuk tumbuh,” ujar Menbud.

Ia berharap di tahun-tahun mendatang kegiatan MTN ini dapat berkembang untuk membina ekosistem lainnya. Saat ini, ekosistem yang dibina adalah film, sastra, musik, seni pertunjukan, dan seni rupa.

“Memang saat ini baru lima ekosistem yang secara fokus kita laksanakan. Mungkin ke depan  bisa lebih banyak lagi ekosistem dari cabang-cabang atau sektor-sektor seni budaya  lain,” harap nya.

MTN Seni Budaya merupakan program prioritas nasional yang bertujuan menjaring, mengembangkan, serta mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara terstruktur dan berkelanjutan yang sudah hadir di 58 kota dan kabupaten.

Program ini juga terbuka untuk seluruh talenta seni budaya Indonesia, dari bibit, potensial, hingga unggul untuk menapaki skema trajektori yang mendukung langkah berkarya di panggung nasional dan juga internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *