Catra Budaya, Catra Wisata

Dulu untuk Tempat Semedi – Pesanggrahan Paku Buwono X di Deles Direnovasi

catrawarta.com — Bangunan bersejarah Pesanggrahan Raja Surakarta Paku Buwono X di lereng Gunung Merapi, Deles, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jateng...

Pesanggrahan PB X di Deles sedang direnovasi

catrawarta.comBangunan bersejarah Pesanggrahan Raja Surakarta Paku Buwono X di lereng Gunung Merapi, Deles, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jateng kini sedang direnovasi. Bangunan ini terus dipercantik pada beberapa bagian bangunan yang rusak dan dicat ulang.

Pengelola pesanggrahan PB X Edi Purwoko mengatakan, bangunan bersejarah itu direnovasi secara mandiri. Perbaikan yang dilakukan antara lain mengganti material usuk, reng, genteng dan pengecatan. Perbaikan sudah dimulai sejak Desember 2025.

Dana yang digunakan berasal dari para donatur kelompok Paguyuban Kawulo Keraton, Surakarta (Pokoso). Selain bangunan utama, pendopo di pesanggrahan tersebut juga diperbaiki.
“Bangunan kayu sudah mengalami lapuk, sehingga kalau dibiarkan lama-lama rusak. Nah, teman-teman anggota Pokoso kemudian tergerak untuk memperbaiki agar peninggalan bersejarah ini tetap lestari,” jelas Edi Purwoko.

Menurut rencana, setelah renovasi selesai, bangunan tersebut akan dihidupkan untuk kegiatan-kegiatan Pokoso. Setiap 35 hari sekali mengadakan pertemuan. Pesanggrahan ini juga turut menunjang objek wisata Deles, sehingga menjadi lebih ramai.

Sebelumnya, pesanggrahan tersebut tidak pernah dimanfaatkan karena kondisinya benar-benar memprihatinkan. Dulunya, bangunan yang tak terlalu luas tersebut menjadi tempat semedi atau bertapa PB X saat menjadi Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, 1893-1939.

Namun selama beberapa tahun terakhir kondisi bangunannya memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan rusak serta tak terawat. Namun, belakangan warga bersama kerabat Keraton Surakarta mulai membenahi. Salah satunya dengan merenovasi bangunan dan pendapa di samping pesanggrahan.
Menurut catatan, Gunung Merapi menjadi penjaga Keraton Surakarta di penjuru barat.

Di sana diyakini ada empat penghuni di antaranya Kanjeng Ratu Sekar Kedaton, Kyai Sapu Jagad serta Kyai Sapu Rego. Karena menjadi salah satu lokasi penting bagi Keraton Surakarta, pesanggrahan pun dibangun di lereng Merapi di wilayah Desa Sidorejo. Lokasi itu dipilih, karena tepat berada di jalur penghubung antara dua tempat yang dianggap sakral, yakni penghubung antara Gunung Merapi dengan Pantai Selatan.

Pada zamannya, PB X secara rutin mendatangi pesanggrahan itu untuk melakukan ritual semedi, memohon agar diberikan kemakmuran serta keselamatan dari bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *