Warta

15 April, Dunia Peringati Hari Seni: Dari Warisan Klasik hingga Ekspresi Digital

catrawarta.com — Tanggal 15 April diperingati sebagai Hari Seni Sedunia (World Art Day), momentum global yang menegaskan peran seni tidak hanya sebagai...

Ilustrasi seni
Ilustrasi Seni.

catrawarta.comTanggal 15 April diperingati sebagai Hari Seni Sedunia (World Art Day), momentum global yang menegaskan peran seni tidak hanya sebagai ekspresi estetika, tetapi juga sebagai medium refleksi sosial dan identitas budaya.Tanggal ini dipilih untuk menghormati kelahiran Leonardo da Vinci—figur yang merepresentasikan pertemuan antara seni, ilmu pengetahuan, dan inovasi.

Organisasi UNESCO menegaskan bahwa seni memiliki peran penting dalam membangun dialog lintas budaya dan memperkuat kohesi sosial.

“Seni membantu kita memahami dunia, menjembatani perbedaan, dan membangun masyarakat yang lebih inklusif,” demikian pernyataan UNESCO dalam kampanye Hari Seni Sedunia.

Di Indonesia, peringatan ini datang di tengah dinamika baru dunia kreatif. Perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan dan platform media sosial, mengubah cara seni diproduksi sekaligus dikonsumsi.Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan subsektor ekonomi kreatif menyumbang lebih dari Rp1.200 triliun terhadap PDB nasional dalam beberapa tahun terakhir, dengan seni visual, desain, dan konten digital menjadi sektor yang tumbuh paling cepat.

Seniman visual asal Yogyakarta, Eko Nugroho, menilai perubahan ini sebagai peluang sekaligus tantangan.

“Sekarang semua orang bisa berkarya dan mempublikasikan karyanya. Tapi tantangannya adalah bagaimana menjaga kedalaman, bukan hanya kecepatan,” ujarnya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi juga memunculkan perdebatan baru, terutama terkait orisinalitas karya di era AI.Kurator seni independen, Agung Hujatnikajennong, menyebut seni kini tidak lagi sekadar soal teknik, tetapi juga konteks.

“Pertanyaannya bukan hanya ‘bagaimana karya itu dibuat’, tetapi juga ‘untuk apa’ dan ‘dalam konteks apa’ karya itu hadir,” katanya.

Peringatan Hari Seni Sedunia tahun ini menjadi pengingat bahwa di tengah percepatan teknologi, seni tetap memegang peran penting—bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai cara manusia memahami dirinya sendiri dan dunia yang terus berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *