catrawarta.com — Musuh bebuyutan Argentina dan Inggris bakal beradu teknik dan keberuntungan pada semifinal Piada Dunia. Keduanya akan bertanding di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat. Laga ini sangat krusial karena menentukan yang akan maju ke final bertemu dengan Spanyol yang telah mengalahkan Prancis 2-0.
Inggris dengan motor tim Harry Kane dan Jude Bellingham sementara Argentina dengan penggerak Lionel Messi. Sebagai juara bertahan, Argentina pasti mengincar gelar keempat mereka pada FIFA World Cup 2026.
Bagaimana mereka bisa disebut musuh bebuyutan? Tak lain karena Argentina dengan permainan ”curang” pada dinal Piala Dunia 1986 yang mengalahkan Inggris dengam gol ”tangan Tuhan”. Pemain Argentina Diego Maradona menyentuh bola agar dapat mencetak gol.
Beruntung, saat itu belum ada teknologi VAR. Hanya ada kamera biasa yang tidak begitu jelas melihat Gerakan Maradona. Banyak penonton meyakini ia menggunakan tangannya dalam perebutan bola atas hingga kemudia tercipta gol. Ia hanya menyebut itu sebagai ”gol tangan Tuhan”.
Kontroversi dalam Piala Dunia memang tiada pernah hilang. Ada saja hal-hal yang bisa menjadi kontroversi mulai dari undian grup hingga pada laga di lapangan. Saat ini pun, Argentina juga tak lepas dari kontroversi hingga dapat menembus semifinal. Sejumlah pihak menilai, tim tersebut banyak mendapat ”bantuan” wasit.
Tak mengherankan kalua kemudian muncul istilah ”anak emas” FIFA. Julukan bukan hanya untuk tim namun juga pemain seniornya yang berpeluang menjadi top skorer Lionel Messi. Sementara ini, ia mencetak gol dalam jumlah sama dengan Kylian Mbappe dari Prancis tetapi kalah dalam hal assist.
Kontroversi Lain
Kontroversi lain kedua tim ketika negara mereka terlibat dalam konflik yang berujung dengan perang terbuka memperebutkan tempat, Kepulauan Falkland, Georgia Selatan, dan Kepulauan Sandwich Selatan di Samudra Atlantik Selatan. Perang Malvinas, begitu waktu itu sebutannya. Dan Argentina kalah.
Kalah pada perang bersenjata di tahun 1982, Argentina membalas dengan menang di Piala Dunia 1986 melalui ”gol tangan Tuhan”. Boleh dibilang impas, Inggris mempermalukan Argentina dengan merebut wilayah sengketa namun Argentina membalasnya dengan mengalahkan tim sepak bola The Three Lions.
”Permusuhan” kedua negara tentu tidak bisa sepenuhnya hilang. Masing-masing menyimpan bara yang akan meledak pada babak semifinal Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 dini hari WIB. Keduanya pasti akan mengeluarkan senjata pamungkas, Argentina melalui Messi dan Inggris melalui Kane atau Bellingham.
Prediksi di atas kertas, Argentina berada di atas Inggris. Pada peringkat FIFA memperlihatkan Messi dan timnya berada di nomor 2 dunia sedangkan Kane dan kawan-kawannya ada di nomor 4. Tidak terpaut jauh, jadi keduanya masih bisa berimbang.
Dukungan penonton di lapangan sangat berpengaruh. Mereka bisa menggugah semangat tim sekaligus meneror lawan. Pertandingan berlangsung di benua Amerika, wajar kalau dominasi penonton pasti dari negara-negara sekitar yang terkenal sangat fanatik pada sepak bola.
Tetapi perlu diingat, sepak bola bukan sekadar adu teknik dan dukungan namun juga mental. Tim dengan mental matang, mampu mengelola emosi saat pertandingan dan berpikir cepat untuk melahirkan strategi jitu, cenderung memiliki peluang untuk menang. Tunggu saja, siapa yang bisa memadukan teknik, strategi dan kematangan emosional!

Hati-hati, Mata Aman Hanya saat Melihat Gerhana Matahari Total 100 Persen 