catrawarta.com — Laga perempat final Piala Dunia FIFA World Cup 2026 akan memasuki babak baru setelah para pemain beristirahat beberapa hari. Mereka bakal bertanding pada putaran perempat final dengan pembuka timnas Maroko melawan Prancis.
Pertandingan ini akan berlangsung seru karena kedua tim memiliki latar belakang pemain yang hampir sama. Prancis dan Maroko mempunyai banyak pemain yang berdarah kedua negara. Bahkan sejumlah pemain Maroko merupakan kelahiran Prancis dan ada yang sempat membela negara tersebut.
Dalam peringkat FIFA, keduanya tidak berbeda jauh. Prancis sebagai negara terkuat saat ini berada diperingkat 1 dunia sedangkan Maroko di nomor 7. Meskipun di atas kertas terdapat selisih yang lebih unggul, Prancis tak bisa menganggap Maroko sepele.
Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi telah membuktikan. Rancangannya mampu membawa timnya hingga ke perempat final menjadi ancaman bagi tim-tim lainnya termasuk Prancis. Maroko bermain sangat stabil hingga lolos sampai sekarang.
Tak jauh beda dengan Prancis yang juga melewati seluruh putaran dengan lancar. Sebagai tim peringkat 1 dunia, banyak pihak – kemungkinan semua penggemar bola – menjagokannya sebagai juara. Tetapi, tidak semudah itu! Maroko bisa menjadi batu sandungan karena selalu konsisten selama Piala Dunia berlangsung.
Ada Top Skorer
Kendati Maroko bertabur pemain yang berlaga di liga Eropa, melawan Mbappe dan kawan-kawan tentu tidak mudah. Seluruh pemain Prancis pun merumput di sejumlah tim papan atas dunia.
Skuad asuhan Didier Deschamps tersebut, tulis reuters.com, tampil gemilang pada Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe membuktikannya di lini depan dengan torehan tujuh gol dalam lima pertandingan. Catatan tersebut menempatkannya sejajar dengan Erling Haaland (Norwegia) dalam daftar pencetak gol terbanyak (Golden Boot), serta hanya tertinggal satu gol dari Messi.
Prancis merupakan satu dari dua tim yang memenangkan seluruh pertandingan mereka – tim lainnya adalah Argentina. Prancis total mencetak 14 gol. Mereka juga belum pernah berada dalam posisi tertinggal.
Setelah sempat kesulitan membangun momentum pada laga pembuka melawan Senegal, mereka bangkit dan tampil gemilang di 30 menit terakhir untuk meraih kemenangan 3-1. Performa apik itu berlanjut dengan kemenangan atas Irak (3-0) dan Norwegia (4-1), yang membawa mereka memuncaki Grup I.
Kylian Mbappe mencetak gol kelima dan keenamnya di turnamen ini saat menang 3-0 atas Swedia di babak 32 besar, lalu menambah gol ketujuhnya lewat eksekusi penalti saat menghadapi Paraguay dalam laga sengit babak 16 besar yang berakhir dengan kemenangan 1-0.
Singkirkan Tuan Rumah
Maroko mengawali Piala Dunia dengan hasil imbang 1-1 melawan Brasil. Gol hasil tendangan melambung Ismael Saibari menjadi pujian banyak orang. Maroko memenangkan dua pertandingan Grup C berikutnya untuk lolos sebagai peringkat kedua, yakni kemenangan 1-0 atas Skotlandia dan kemenangan 4-2 atas Haiti.
Mereka juga mengalahkan Belanda di babak 32 besar. Bek Issa Diop mencetak gol penyeimbang pada menit ke-91 yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu setelah kedudukan imbang 1-1, hingga akhirnya adu penalti. Maroko keluar sebagai pemenang lewat skor 3-2.
Mereka kemudian menyingkirkan tuan rumah bersama, Kanada, di babak 16 besar berkat kemenangan 3-0 di Houston. Seluruh gol mereka ciptakan pada babak kedua.
Pertandingan Prancis vs. Maroko akan berlangsung di Stadion Gillette (Boston), Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat pukul 03.00 WIB.

Hubungan Diplomatik RI-Iran Mulai Berjarak di Era Prabowo 