Warta

Kepala Sekolah Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta kepala sekolah mempersiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan baik.

Menteri sosial saifullah yusuf atau gus ipul meminta seluruh kepala sekolah rakyat mempersiapkan pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah mpls tahun ajaran 20262027
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat berdialog dengan siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). (dok Kementerian Sosial)

catrawarta.comMenjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah Rakyat mempersiapkan pelaksanaannya secara matang. 

Persiapan tersebut dinilai penting mengingat adanya masa transisi dari Sekolah Rakyat Rintisan menuju Sekolah Rakyat Permanen.

Pesan itu disampaikan Gus Ipul saat menggelar pertemuan daring bersama seluruh kepala Sekolah Rakyat dan perwakilan dinas sosial se-Indonesia, Jumat (3/7/2026).

“Saya ingin kepala sekolah benar-benar fokus membuat perencanaan, kemudian melakukan pengendalian, monitoring, dan evaluasi. Mulai dari perencanaan, implementasi hingga monev harus disiapkan secara menyeluruh,” ujar Gus Ipul dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026).

Menurut Gus Ipul, perencanaan tersebut mencakup tiga aspek utama, yakni kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan peserta didik, serta kesiapan guru dan tenaga kependidikan.

Ia menegaskan, kepala sekolah sebagai penanggung jawab utama harus terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh kebutuhan sekolah terpenuhi sebelum MPLS dimulai.

Selain memastikan gedung sekolah siap digunakan, berbagai fasilitas pendukung seperti ketersediaan air bersih, listrik, hingga perlengkapan dasar lainnya juga harus sudah tersedia. Status seluruh calon siswa pun diminta telah ditetapkan melalui keputusan pemerintah daerah sebelum kegiatan dimulai.

Gus Ipul juga mengingatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan agar mengikuti seluruh rangkaian MPLS. 

Menteri sosial saifullah yusuf meminta seluruh kepala sekolah rakyat untuk mempersiapkan mpls dengan baik
Presiden Prabowo Subianto  berdialog dengan siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). (dok Kementerian Sosial)

Khusus Sekolah Rakyat Permanen yang belum didahului Sekolah Rakyat Rintisan, pemerintah daerah akan menyediakan tenaga pendidik sementara bersama Sekolah Rakyat terdekat dan pendamping sosial hingga proses rekrutmen selesai pada awal Agustus 2026.

MPLS Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 dijadwalkan 14-31 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan program matrikulasi pada 3 Agustus-30 September 2026 sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Fase MPLS dan matrikulasi merupakan tahapan yang sangat krusial karena menjadi masa adaptasi bagi seluruh siswa terhadap lingkungan sekolah baru.

“Urutannya adalah MPLS, kemudian matrikulasi, dan setelah itu kegiatan belajar mengajar. Tujuannya menyiapkan siswa secara fisik, mental, sosial, spiritual, dan akademik, sekaligus menyelaraskan kesenjangan kompetensi dengan kurikulum Sekolah Rakyat. Ini adalah masa yang sangat krusial karena semua pihak sedang beradaptasi,” katanya.

Pada masa tersebut, Gus Ipul meminta seluruh kepala sekolah beserta jajarannya menumbuhkan empati kepada para siswa yang berasal dari latar belakang sosial dan ekonomi yang beragam.

Ia menegaskan, MPLS bukan sekadar seremoni pembukaan tahun ajaran, melainkan fondasi penting untuk membangun kesetaraan sehingga seluruh siswa dapat memulai pendidikan dari titik yang sama dan mampu beradaptasi dengan kehidupan di Sekolah Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *