catrawarta.com — Tim yang tidak diunggulkan, banyak orang mengatakan kuda hitam, kadang-kadang membuat kejutan dengan menghajar tim besar. Inilah yang dialami Ekuador. Tim yang tak pernah diunggulkan tersebut menghajar Jerman 2-1 meskipun sempat ketinggalan terlebih dulu.
Hasil itu menjadikan Ekuador memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia setelah gol Gonzalo Plata di menit ke-77 mengunci kemenangan dramatis 2-1. Tim berjuluk La Tri bangkit dari ketertinggalan setelah kemasukan lebih dulu pada laga yang berlangsung di Stadion MetLife.
Skuad asuhan Sebastian Beccacece, seperti dilaporkan espn.co.uk, menyadari hanya kemenangan yang dapat menghindarkan mereka dari tersingkir lebih awal. Pasalnya, mereka menderita kekalahan dari Pantai Gading dan hasil imbang melawan Curacao dalam dua laga pertama Grup E.
Jerman membuka gol melalui Leroy Sane pada menit kedua. Nilson Angulo menbalas pada menit ke-9 untuk menyamakan kedudukan pada menit kesembilan, sebelum Plata menyempurnakan aksi pembalikan keadaan yang luar biasa dengan menyambar bola hasil sundulan pemain pengganti Kevin Rodríguez yang meneruskan umpan sepak pojok.
Para pemain cadangan berlari ke lapangan untuk merayakan gol tersebut, sebelum Ekuador berhasil mempertahankan keunggulan dalam 13 menit terakhir yang menegangkan demi memastikan kemenangan di hadapan 80.663 penonton yang mendominasi mengenakan kaus kuning.
Melaju ke Fase Gugur
”Hari ini kami memecahkan rekor untuk ketiga kalinya, tiga stadion penuh sesak oleh masyarakat Ekuador,” ujar Beccacece dalam konferensi pers.
Pelatih kelahiran Argentina ini membawa Ekuador melaju ke fase gugur untuk kali kedua dalam sejarah dan yang pertama sejak mereka mencapai babak 16 besar pada 2006.
Ia menyampaikan ungkapaan terima kasih kepada seluruh rakyat Ekuador, penonton yang memenuhi stadion. Mereka memberi dukungan penuh, membuat stadion bergemuruh saat Gonzalo Plata mencetak gol kedua pada menit ke-77.
Luapan kegembiraan pemain dan seluruh stadion membuat tim Jerman serta pendukungnya terdiam. Mereka terduduk lesu. Meskipun hasil tidak memengaruhi posisi Jerman untuk masuk ke fase gugur, tetapi kalah dari Ekuador menjadikan ”gengsi” sebagai tim kuat jelas turun.
Pada bagian lain, FIFA menyatakan jumlah penonton pada pertandingan ke-56 Piala Dunia ini mendongkrak total kehadiran penonton sepanjang turnamen hingga mencapai rekor 3.605.357 orang, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 52 pertandingan turnamen tahun 1994 di Amerika Serikat.

Lebaran Seni di Museum Vredeburg Pameran Maestro Perupa 