catrawarta.com — Seorang anak pejabat berinisial AF terkonfirmasi menggunakan narkotika setelah tertangkap dalam sebuah operasi. Hasil tes menunjukkan yang bersangkutan positif. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan, anak bupati tersebut hanya terpapar, tidak ikut mengisap ganja.
Kepala BNN Pekanbaru, Wawan seperti dalam tayangan akun instagram fakta.indo menjelaskan bahwa AF hanya terpapar karena menghirup udara saat teman-temannya memakau narkotika jenis ganja. Asapnya terhirup sehingga menyebabkan hasil positif ketika menjalani tes urin.
Pada rekana video yang beredar di berbagai akun media sosial, Wawan mengatakan secara langsung di depan media, hasilnya positif etomidate dan ganja. Namun demikian, beberapa orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka menyatakan anak bupati tidak menggunakan ganja.
Etomidate berdasarkan berbagai sumber, merupakan obat penenang atau bius yang biasanya dimasukkan melalui suntikan. Efeknya membuat seseorang menjadi tidak sadarkan diri atau fly. Bisa juga dicampur ke dalam rokok elektrik.
”Tersangka mengisap ganja di toilet dan AF masuk sehingga menghirup asap ganja. Faktanya berdasarkan keterangan tersangka yang mengisap ganja,” ujar Wawan.
Sudah Konfirmasi Dokter
Fakta.indo menuliskan, para tersangka dan juga anak bupati tertangkap ketika melakukan pesta narkoba di sebuah tempat. Sang anak bupati pernah masuk toilet yang di dalamnya ada teman-temannya sedang mengisap ganja. Akibatnya, ia terpapar asap ganja.
Wawan menjelaskan, pihaknya sudah melakukan konfirmasi ke dokter dan mendapat keterangan seseorang yang terpapar asap ganja hasil tes urin bisa positif. Meskipun tidak ikut mengisap, tetapi paparan asap ganja cukup memberi hasil positif ketika menjalani tes urin.
Berdasarkan asesmen dari dokter, AF tidak menjalani proses pidana dan hanya diwajibkan menjalani rehabilitasi. Akun fakta.indo menuliskan, yang bersangkutan menjalani rehabilitasi rawat jalan sebanyak empat kali.
Peserta pesta narkoba lainnya ditetapkan menjadi tersangka dan menjalani proses pidana. Peredaran narkoba saat ini begitu masif, penggunanya mulai dari masyarakat kelas bawah hingga kalangan atas, artis, pejabat bahkan aparat.
Belum lama, seorang aparat yang sering melakukan penangkapan kasus-kasus narkoba juga ditangkap karena menjadi pengguna dan pengedar. Keterlibatan aparat bukan hanya akhir-akhir ini saja, sejak belasan bahkan puluhan tahun silam juga sudah terjadi.

Membaca Gen Z di Musim Pancaroba 