Warta

Waspadai Gelombang Pasang yang Menerjang Pantai Depok

catrawarta.com — Gelombang pasang cukup tinggi menerjang kawasan Pantai Depok yang berada di wilayah Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, pada Jumat (17/4/2026)...

Beachfront shack with a yellow sign reading warung makan mbak tur black sand and bamboo scaffolding by the waters edge
Gelombang laut selatan menerjang kawasan pantai Depok, Kalurahan Parangtritis. (Istimewa)

catrawarta.comGelombang pasang cukup tinggi menerjang kawasan Pantai Depok yang berada di wilayah Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, pada Jumat (17/4/2026) pagi. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah warung semi permanen di tepi pantai mengalami kerusakan, bahkan satu bangunan warung makan dilaporkan ambrol akibat kuatnya terjangan ombak.

Salah satu nelayan sekaligus pemilik warung di Pantai Depok, Mulyadi, mengungkapkan, fenomena gelombang pasang sebenarnya sudah terjadi sejak awal pekan. Namun, intensitas gelombang meningkat signifikan pada Jumat pagi hingga menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan di sepanjang pesisir.

Di sejumlah titik, gelombang laut bahkan mencapai area halaman warung dan menerjang tumpukan karung pasir yang sebelumnya dipasang sebagai penahan ombak. Meski demikian, para pemilik warung telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan mengevakuasi barang dagangan, kursi, dan meja ke tempat yang lebih aman, sehingga kerugian dapat diminimalkan.

Fenomena yang Sudah Biasa Terjadi

Ketua Koperasi Mina Bahari 45 Pantai Depok, Sutarlan, menyatakan, gelombang pasang merupakan fenomena yang sudah biasa terjadi di kawasan tersebut. Para pelaku usaha, khususnya pemilik warung semi permanen dan warung seafood, umumnya telah memahami risiko berjualan di tepi pantai.

“Ini sudah menjadi risiko berjualan di kawasan pesisir. Jadi ketika bangunan mengalami kerusakan akibat gelombang pasang, para pemilik biasanya tidak mengeluh ataupun meminta bantuan untuk membangun kembali,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari BMKG, gelombang di perairan selatan Pulau Jawa, termasuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, berpotensi mencapai ketinggian hingga sekitar 2,3 meter dan disertai angin kencang. Kondisi pasang laut di kawasan seperti Parangtritis juga tengah mengalami fluktuasi yang cukup signifikan.

Masyarakat, nelayan, dan wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah pesisir. Mengingat karakteristik pantai selatan yang memiliki ombak kuat dan tidak menentu, potensi bahaya tetap ada meskipun kondisi terlihat normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *