catrawarta.com — Penipuan dalam jaringan (daring) atau lebih dikenal online banyak jenisnya. Bahkan, sekarang sudah menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Tetapi ada pula yang masih konvensional seperti yang baru saja terungkap.
Penipuan daring dengan model love scaming menggunakan bule perempuan sebagai umpan. Perempuan Bernama Fabiola Elizabeth Agnes tersebut merupakan mantan istri personel boyband Smash, Reza. Ia terlibat dalam penipuan jaringan internasional yang berpusat di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Menurut catatan detik.com, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengungkapkan mantan artis asal Jerman itu memang menjadi salah satu yang ditangkap dalam penggerebekan dan kini menjadi tersangka. Ia ditangkap bersama sejumlah orang yang juga menjadi pelaku penipuan dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Beberapa orang menyebut Fabiola sering ganti-ganti nama. Kemungkinan untuk menyamarkan identitas. Terutama pada kenalan baru, ia tidak akan pernah menyebut nama asli.
Modus yang digunakan Fabiola yakni mendekati seseorang agar mau melakukan investasi. Padahal sebenarnya investasi bodong alias penipuan. Tersangka akan berusaha melakukan pendekatan supaya korban tertarik bahkan bisa menjalin hubungan dekat atau asmara.
Tidak Bekerja Sendirian
Modus penipuan seperti itu tidak sendirian. Ia selalu bekerja bersama banyak orang, bisa puluhan karena targetnya juga uang besar. Begitu besarnya jaringan, biasanya juga melibatkan penipu internasional yang tersebar di sejumlah negara.
Polisi menjelaskan, kasus penipuan dengan modus memanfaatkan Fabiola telah mengakibatkan kerugian hingga Rp 41 miliar. Jumlah korban mencapai 133 orang. Sindikat beroperasi sejak Juli 2025 hingga Mei 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rilisnya menjelaskan berbagai modus scam dilakukan oleh pelaku seperti penipuan transaksi belanja, impersonation/fake call, penipuan investasi, penipuan kerja dan penipuan melalui media sosial.
Selain itu, modus love scam juga menjadi modus yang sering dilakukan oleh pelaku di berbagai negara termasuk di Indonesia. Love scam sedang jadi modus yang sering dilakukan karena pelaku memanfaatkan kelemahan seseorang yang sudah dekat secara pribadi.
Kejahatan-kejahatan daring semacam itu bukanlah kejahatan biasa melainkan kejahatan luar biasa yang juga disebut sebagai white collar crime. Karena bukan kejahatan biasa, masyarakat berharap tindakan hukum yang dikenakan juga tidak biasa. Perlu tindakan yang tak hanya membuat efek jera tetapi membuat efek penipuan berhenti.

Peumulia Jamee, Kearifan Lokal Aceh Menguat Saat Krisis 