catrawarta.com — Menunggang kuda bukan perkara mudah. Hewan yang memiliki kekuatan fisik besar itu membutuhkan keterampilan khusus untuk dapat dikendalikan dengan baik. Karena itu, sebelum memanfaatkan kuda untuk berbagai kepentingan, seorang penunggang harus melalui pelatihan yang memadai.
Di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), kuda menjadi bagian penting dalam Detasemen Turangga yang digunakan untuk berbagai kegiatan operasional serta pendekatan preventif humanis kepada masyarakat.
Belakangan ini, publik menyoroti fasilitas simulator pelatihan berkuda yang dimiliki Markas Besar (Mabes) Polri. Sorotan tersebut muncul setelah beredar sebuah video di media sosial yang menampilkan sejumlah unit simulator berkuda di dalam sebuah ruangan. Video itu diunggah oleh Kasubdit Cakkal Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Gatot Aris Purbaya, melalui akun Instagram pribadinya @garistrakos.official.
Dalam unggahan tersebut, Gatot menjelaskan bahwa fasilitas simulator pelatihan berkuda milik Polri merupakan salah satu yang paling lengkap di Indonesia.
“Inilah cara Ditpolsatwa mengawinkan teknologi dan tradisi demi mencetak personel yang tangguh,” tulis Gatot dalam unggahannya.
Sorotan Publik
Menanggapi sorotan publik, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir memberikan penjelasan terkait keberadaan fasilitas tersebut. Ia menyebutkan bahwa simulator berkuda digunakan oleh personel Ditpolsatwa untuk meningkatkan kemampuan dasar menunggang kuda secara aman dan terstruktur.
Menurutnya, terdapat empat unit simulator yang digunakan untuk berbagai jenis latihan. Satu unit digunakan untuk latihan dasar menunggang, satu unit untuk mempelajari gerakan jalan, lari, hingga gallop, satu unit untuk latihan lompat rintangan (jumping), serta dua unit lainnya untuk latihan balapan.
“Fasilitas simulator pelatihan berkuda ini hanya ada di Direktorat Satwa Korsabhara Baharkam Polri,” ujar Johnny.
Ia juga menjelaskan bahwa harga satu unit simulator berkuda mencapai Rp1 miliar. Pengadaan fasilitas tersebut berasal dari anggaran tahun 2016 dan digunakan sebagai sarana pendukung pelatihan bagi personel yang bertugas di satuan berkuda Polri.

MBG DIY Cen Istimewa, “Mewujudkan SDM yang Sehat, Aktif dan Produktif” 