catrawarta.com — catrawarta.com – Postingan pelukis berumur 76 tahun, Kibar Suhardiyono, yang berniat melelang lukisan-lukisannya guna menutup utang bank viral di media sosial. Ia menggambar sejumlah tokoh antara lain Presiden Soekarno, Presiden Suharto, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Pada akun instagram maestro_kibar, ia menuliskan,”Saya pelukis usia 76 tahun sedang bertujuan melunasi utang bank sebesar Rp 400 juta. Hubungi saya jika tertarik membeli lukisan ini.”
Dalam kisahnya, ia menceritakan sedang berjuang sendirian melunasi utang bank yang mempertaruhkan tanah milkknya sebagai agunan. Ia tak ingin tanah tersebut hilang karena tak bisa melunasi utang.
Selain melukis tokoh Indonesia, ia jugaa menorehkan kuas di kanvas dengan lukisan tokoh lain seperti Bunda Maria dalam agama Katolik, Suster Theresa dari Calcuta India. Ada pula lukisan lainnya misal penari Bali, bunga-bunga.
Kagumi Presiden Soekarno
Pak Kibar, sapaan akrabnya banyak melukis sosok Presiden Soekarno atau Bung Karno. Ia mengungkapkan kekagumannya pada sosok presiden pertama Republik Indonesia tersebut. Apalagi, sosok itu terkenal di seluruh dunia karena kepemimpinannya.
”Saya sangat mengagumi beliau dan saya sempat merasakan kepemimpinan beliau,” tandasnya.
Ia menceritakan memiliki lukisan Bung Karno yang berukuran besar. Lukisan terpaksa ia gunakan sebagai penutup pintu karena pintunya rusak sehingga angin dan air masuk saat hujan turun.
Mengenai utang bank, Kibar menjelaskan sebenarnya ada Rp 500 juta dan yang berutang merupakan keluarganya. Sebagai jaminan utang bank merupakan tanah miliknya warisan kakek nenek buyutnya. Kemudian, tanah ia wariskan ke keluarganya.
”Sebetulnya eman-eman banget kalau sampai di sita bank, karena itu saya berusaha pertahankan,” ujar Kibar.
Tidak Minta Sedekah
Ia menegaskan, dirinya tidak minta sedekah karena masih mampu melukis. Seluruh karya lukisannya ditawarkan melalui akun instagram maestro_kibar. Hanya satu itu akun miliknya dan tidak ada akun lain.
”Saya profesional saja, tak perlu dibantu dengan sedekah, saya ndak buka sumbangan, bukan pengemis. Saya masih mampu melukis, saya mau selesaiakan masalah ini dengan lukisan saya. Kalau ingin membantu silahkan like dan jempol,” pintanya.
Beberapa lukisannya dibawa kabur teman dan tidak dikembalikan. Ia tahu apakah lukisannya sudah laku apa belum. Namun ia tak membahasa masalah tersebut lebih lanjut dan hanya menekankan berniat menjual hasil karya lainnya.
Dirinya mengingatkan agar masyarakat atau yang tertarik dengan lukisannya untuk berhati-hati jangan sampai tertipu oleh ulah orang tidak bertanggung jawab yang mengaku sebagai dirinya.

Temanggung ‘Nguri-uri’ Keris Melalui Telusur Jejak Pusaka Mataram Kuno 