Warta

Lailatul Qadar, Malam Kemuliaan yang Turunnya Dirahasiakan

catrawarta.com — “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik...

Malam kemuliaan, Allah menurunkan banyak rahmat dan keberkahan (Ilustrasi)

catrawarta.comSesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”  (QS al-Qadr [97]: 1-5).  

Ayat di atas yang menjadi pedoman bagi umat muslim, bahwa Lailatul Qadar merupakan malam istimewa atau malam penuh kemuliaan. Di mana malam itu lebih baik dari seribu bulan.

Menyadari hal itu, kaum muslimin pun sangat menunggu malam Lailatul Qadar. Karena, bagi yang berhasil mendapatkan malam kemuliaan itu, seperti beribadah selama seribu bulan atau setara dengan 83 tahun 4 bulan. Pada malam itu malaikat turun ke bumi mengucapkan salam kesejahteraan kepada orang-orang yang beriman.

Kapan Waktunya

Lantas, kapan sebenarnya malam Lailatul Qadar pada tahun 2026 ini? Kepastiannya tidak seorang pun yang bisa mengetahui, karena hal itu menjadi rahasia Allah. Namun kita masih bisa memprediksikan melalui pendapat para ulama yang ada.  

 Dilansir dari NU Online , Ibnu Hajar Al-Asqalani (1372-1449 M), salah satu ulama hadits terkemuka dari mazhab Syafi’i, menyatakan, kemungkinan waktu terjadinya malam Lailatul Qadar, ada banyak sekali pendapat.

Masing-masing pendapat dengan landasan argumen yang kuat.   Ibnu Hajar dalam Kitab Fathul Bari menyebutkan ada 45 pendapat soal ketetapan waktu malam Lailatul Qadar.

Dari 45 pendapat itu, yang paling unggul (rajih) adalah pendapat yang mengatakan,  malam Lailatul Qadar terjadi pada tanggal ganjil dari 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Jatuhnya di malam berbeda pada tiap tahunnya.   

Dari tanggal-tanggal ganjil itu, yang paling potensial adalah tanggal 21 dan 23 Ramadhan. Sebagaimana pendapat Imam Syafi’i. Sementara menurut mayoritas ulama adalah malam tanggal 27 Ramadhan (Fathul Bari, juz 5, hal. 569).  

Dari berbagai pendapat yang diuraikan , hikmahnya adalah dirahasiakannya malam Lailatul Qadar ini. Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menjelaskan, hikmah dirahasiakannya malam Lailatul Qadar adalah supaya umat Islam bersungguh-sungguh dalam berusaha memperolehnya dengan kesungguhan ibadah.   

Berbeda jika ditentukan pada tanggal sekian, khawatir kesungguhan ibadahnya hanya malam itu saja. Itulah sebabnya, pada malam 10 terakhir di bulan Ramadhan kita dianjurkan meningkatkan amalan dan ibadah, karena pada waktu-waktu tersebutlah datangnya malam Lailatul Qadar.  

Diantara amalan yang dapat kita lakukan adalah shalat malam, membaca Al-Quran, perbanyak berdzikir dan berdoa. Semoga kita bisa mendapati malam Lailatul Qadar pada Ramadhan tahun 2026 ini. Aamiin. (Sumber: nu.or.id)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *